Kasus peluru nyasar yang menembus rumah warga di Ciracas, Jakarta Timur, mulai diselidiki. Polisi melakukan uji balistik terhadap peluru untuk mengetahui asal usul senjata api yang dipakai dalam insiden itu.
"Belum (diketahui senpi yang cocok dengan peluru). (Masih) dalam tahan penyelidikan," jelas Kapolsek Ciracas Kompol Rohmad saat dihubungi, Sabtu (23/5/2026).
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Ciracas AKP Hotman Capandi mengatakan proses uji balistik masih berlangsung. Tes itu dilakukan oleh Puslabfor Mabes Polri.
"Masih diuji balistik agar diketahui jenis pelurunya dan senjata apa, nanti kan ada keterangan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri," ujar Hotman, dilansir Antara.
Selain menunggu hasil uji balistik, penyidik Polsek Ciracas juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.
Insiden peluru nyasar masuk ke rumah warga di Jalan Nurul Hidayah, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur terjadi pada Rabu (20/5) pukul 09.50 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Saat itu pemilik rumah sedang menonton televisi di ruang tamu. Dia kaget tiba-tiba ada benda jatuh, yang belakangan diketahui adalah sebutir peluru.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Hanya saja, peluru tersebut membuat plafon bolong.
(kuf/ygs)





