TABLOIDBINTANG.COM - Film horor sci-fi Indonesia, Ghost in the Cell makin kehabisan bahan bakar di box office. Seiring berkurangnya jumlah layar dan jam tayang di bioskop, perolehan penonton harian film tersebut terus mengalami penurunan tajam.
Berdasarkan data Cinepoint, pada hari ke-37 penayangan Jumat (22/5), Ghost in the Cell hanya mampu meraih 6.129 penonton. Angka itu menjadi capaian harian terendah sejak film tersebut tayang 16 April di bioskop.
Tambahan tersebut membuat total penonton Ghost in the Cell kini mencapai 3.324.607 penonton. Namun angka itu masih tertinggal sekitar 300 ribu penonton dari Danur: The Last Chapter yang sementara ini masih menjadi film Indonesia terlaris tahun 2026.
Menurut data filmindonesia.or.id, Danur: The Last Chapter sukses membukukan total 3.606.510 penonton. Dengan tren penurunan yang terus terjadi, peluang Ghost in the Cell untuk menyalip capaian tersebut kini dinilai semakin berat.
Tumbal Proyek Masih Perkasa
Di tengah melemahnya Ghost in the Cell, persaingan box office Indonesia justru makin panas. Film Tumbal Proyek kembali memimpin perolehan penonton harian pada Jumat (22/5) dengan torehan 61.546 penonton.
Posisi kedua ditempati Semua Akan Baik-Baik Saja yang mengumpulkan 50.260 penonton. Sementara Gudang Merica menyusul di posisi berikutnya dengan 28.641 penonton.
Menariknya, film Hollywood Star Wars: The Mandalorian and Grogu yang promosinya cukup masif di Indonesia justru belum menunjukkan performa mengesankan. Film tersebut hanya mampu meraih 21.271 penonton pada hari yang sama.
Persaingan film Indonesia di bioskop pun diprediksi masih akan berubah dalam beberapa pekan ke depan, terutama dengan hadirnya sejumlah judul baru yang mulai mengambil alih layar bioskop nasional.



