Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat terus meningkat. Tren tersebut tidak hanya terlihat dari pola konsumsi makanan sehat, tetapi juga meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga, khususnya gym.
Salah satu konsep gym yang kini mulai diminati adalah functional gym, yakni pusat kebugaran yang berfokus pelatihan gerakan alami tubuh manusia untuk mempermudah aktivitas sehari-hari, serta meningkatkan kekuatan, fleksibilitas, dan keseimbangan.
Latihan ini melatih seluruh tubuh agar dapat beraktivitas dengan lebih aman, bertenaga, serta terhindar dari cedera, bukan sekadar untuk membentuk otot tertentu.
Berbeda dengan gym konvensional yang banyak menggunakan alat fitness, functional gym lebih menitikberatkan pada latihan menggunakan berat tubuh sendiri dengan kombinasi latihan kardio dan kekuatan otot.
“Jadi menggunakan badan sendiri untuk melatih otot, tetapi kardionya juga dapat. Bisa dibilang hybrid karena setiap hari program latihannya berbeda,” jelas Leni Kumalasari dokter sekaligus gym enthusiast, Sabtu (23/5/2026).
Dia menambahkan, konsep latihan seperti ini dinilai lebih efektif dan fleksibel bagi masyarakat perkotaan yang memiliki keterbatasan waktu untuk berolahraga.
“Misalnya, untuk orang yang sibuk seperti saya, olahraga 45 menit sampai satu jam itu sudah cukup. Jadi lebih praktis,” kata owner ARVO Training tersebut.
Tak hanya itu, ke gym juga menyenangkan sekaligus menantang dengan HYROX Simulation. Ini adalah sebuah konsep latihan berbasis stamina dan endurance yang saat ini tengah populer di berbagai negara.
Menurut Leni, simulasi tersebut menjadi daya tarik baru bagi para pecinta gym karena menghadirkan tantangan fisik sekaligus nuansa kompetitif. “Jadi ada kombinasi lari dan beberapa station workout. Akhirnya seperti jadi ajang tanding bagi gym lover,” ungkapnya.
Selain konsep hidup sehat dengan berolahraga, Leni menambahkan bahwa masyarakat kini semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan di tengah gaya hidup urban yang serba sibuk.
“Menurut saya sekarang banyak orang sudah sadar terhadap kesehatan. Itu sudah terbukti di mana-mana. Anak-anak sekarang juga mulai menghindari junk food dan lebih memilih healthy lifestyle,” ujarnya. (saf/faz)




