JAKARTA - Polisi menyatakan wilayah Jakarta Barat (Jakbar) diframing di media sosial (medsos), sebagai daerah yang rawan aksi kejahatan jalanan.
"Namun memang yang menarik, adalah amplifikasi yang dilakukan di beberapa platform media sosial seolah-olah itu terjadi seluruhnya di wilayah Jakarta Barat," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, Sabtu (23/5/2026).
Iman menjelaskan, pihaknya kini mendalami dugaan adanya upaya penciptaan kondisi oleh kelompok tertentu yang membangun narasi bahwa Jakbar tidak aman. Narasi tersebut dinilai menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.
"Dan kami tidak akan membiarkan itu. Kami saat ini terus melakukan pendalaman terhadap hal tersebut," ujar Iman.
Dari segi kondisi wilayah, lanjut Iman, Jakarta Barat memang menjadi kawasan yang paling heterogen dibanding wilayah Jakarta lainnya.
"Nah, kemudian memang Jakarta Barat ini cukup heterogen, baik dari strata sosial, ekonomi, maupun pendidikan dibanding wilayah Jakarta lainnya. Hal itu turut menjadi faktor yang mempengaruhi meningkatnya tindak pidana yang terjadi," ucapnya.




