Ratu Sofya Bantah Somasi Ibu Kandung, Kuasa Hukum Sebut Ada Penggiringan Opini oleh PH

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Aktris muda Ratu Sofya akhirnya angkat bicara terkait isu panas yang menyebut dirinya telah melayangkan somasi kepada ibu kandungnya sendiri. Didampingi tim kuasa hukumnya, Ratu dengan tegas membantah kabar tersebut dan menuding adanya upaya penggiringan opini yang dilakukan oleh pihak rumah produksi (PH) Has Kreatif.

Dalam konferensi pers yang digelar baru-baru ini, kuasa hukum Ratu Sofya, M. Risvan, S.H. dan Dede Rahmat, S.H., mengklarifikasi bahwa tidak pernah ada surat somasi yang ditujukan kliennya kepada sang bunda maupun keluarga besarnya.

M. Risvan menjelaskan bahwa kegaduhan ini bermula dari pernyataan pihak Has Kreatif dalam sebuah konten dan konferensi pers yang mengundang orang tua Ratu. Pihak PH menyebut bahwa Ratu telah melakukan somasi kepada keluarganya. Namun, Risvan menunjukkan fakta yang berbeda.

"Kami sampaikan itu tidak benar. Tidak ada somasi sama sekali dari klien kami kepada orang tuanya," ujar Dede Rahmat di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5/2026).

Menurut tim hukum, surat yang mereka kirimkan kepada ayah kandung Ratu selaku pihak yang menandatangani kontrak kerja sama dengan PH adalah Surat Pernyataan dan Penegasan Sikap. Surat tersebut merupakan respons atas somasi yang justru lebih dulu dilayangkan oleh PT Has Kreatif kepada Ratu dan ayahnya.

"Judulnya saja bukan somasi. Isinya adalah argumentasi hukum terkait kedudukan klien kami dalam peristiwa ini," papar kuasa hukum.

"Kami bahkan melakukan kontrak emosional dengan Ratu jika dia ingin menyerang orang tuanya secara hukum, kami sebagai kuasa hukum akan menolak. Tidak patut seorang anak mensomasi orang tuanya," tegas Risvan.

Polemik ini ternyata dipicu oleh masalah profesionalisme dalam kontrak film yang dibintangi Ratu. Pihak PH mendesak Ratu untuk melakukan promosi film sesuai timeline, namun di sisi lain, Ratu merasa ada hak-hak prinsipil yang belum dipenuhi.

Diketahui bahwa kontrak kerja sama dengan PH ditandatangani oleh ayah Ratu, bukan oleh Ratu sendiri. Ironisnya, pembayaran honorarium yang berjumlah cukup besar diduga telah diserahkan sepenuhnya kepada sang ayah, sementara Ratu selaku pemeran merasa belum menerima haknya secara penuh.

"Ratu bukannya tidak kooperatif atau menolak promo. Tapi ada hak yang memang harus diperoleh Ratu terlebih dahulu. Bagaimana mungkin kewajiban (promo) diminta, sementara haknya belum jelas?" tambah Risvan.

Pihak Ratu Sofya sangat menyayangkan sikap Has Kreatif yang membawa masalah internal ini ke ranah publik melalui konferensi pers bersama ibu kandung Ratu. Hal ini dinilai sebagai langkah yang tidak berhati-hati dan cenderung membentuk framing bahwa Ratu adalah anak yang durhaka.

 

"Kami sangat menyayangkan pihak PT Has melakukan konferensi pers tanpa mengecek fakta. Ini seolah-olah digiring untuk merusak reputasi klien kami di mata publik," kata Dede Rahmat.

Ratu Sofya sendiri tak mampu menyembunyikan rasa lelahnya. Ia mengaku bahwa konflik keluarga ini sebenarnya sudah coba ia selesaikan secara privat selama hampir dua tahun, namun kini justru menjadi konsumsi publik karena campur tangan pihak luar.

"Untuk permasalahan pribadi dengan keluarga, harusnya aku selesaikan secara pribadi. Saya tidak pernah berniat membuka ini ke publik, tapi karena pihak PH sudah membukanya, saya harus bicara. Jujur, saya capek," ungkap Ratu singkat.

Minta Berita Ralat dan Take Down

Menutup klarifikasinya, tim kuasa hukum meminta agar pihak-pihak yang telah menyebarkan berita bohong mengenai "anak somasi ibu" segera meralat pernyataannya.

"Kami memohon agar statement tersebut tidak diulang. Tolong di-take down atau di-clear-kan kembali. Untuk saat ini kami belum menempuh upaya hukum balik, tapi jika ini terus berlanjut dan menyerang psikis klien kami, kami akan mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut," tutup Risvan. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arthur Fils mundur dari Roland Garros 2026
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Soal Tembak Mati Begal, Polda Metro Jaya Buka Suara
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Pengacara Sebut Rekaman CCTV Tunjukkan Erin yang Ditarik Eks ART
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Virzha Ungkap Pesan Mendiang Ayah Sebelum Meninggal Dunia
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Anggota DPR Berharap Kerja sama dengan AS untuk Pusat Perawatan Pesawat Hercules Cepat Terealisasi
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.