Liputan6.com, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menginstruksikan penambahan fasilitas toilet di Arafah menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 2026. Langkah taktis ini diambil setelah tim pemantau menemukan rasio ketersediaan toilet bagi jemaah masih belum ideal.
Menhaj menjelaskan bahwa pemerintah terus melakukan evaluasi mendalam terhadap kesiapan layanan di Arafah, khususnya fasilitas sanitasi yang krusial saat pelaksanaan wukuf. Saat ini, rasio toilet di kawasan Arafah tercatat berada di angka satu banding 50 jemaah.
Advertisement
“Secara teknis memang belum standar, tapi ini sementara yang bisa kita capai,” ujar Irfan kepada tim Media Center Haji di Makkah, Kamis (21/5/2026).
Selain urusan sanitasi, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) juga melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kesiapan infrastruktur pendukung lainnya di kawasan Arafah dan Mina. Dalam pengecekan tersebut, tim mengidentifikasi adanya ketidaksesuaian kapasitas tenda di sejumlah titik penempatan jemaah.




