Bukan Cuma Diskon, Strategi Kolaborasi Lifestyle dan Kuliner Kini Jadi Cara Baru Menarik Wisatawan

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Industri lifestyle dan kuliner kini tidak lagi hanya menjual makanan enak atau tempat estetik. Persaingan bisnis membuat banyak pelaku usaha mulai mengubah strategi dengan menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan terintegrasi bagi pelanggan. 

Salah satu tren yang berkembang pesat adalah kolaborasi antara maskapai penerbangan dengan sektor lifestyle, hiburan, hingga kuliner untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih lengkap.

Fenomena ini sebenarnya sudah lama berkembang di negara maju. Di Jepang, maskapai seperti Japan Airlines dan All Nippon Airways menggandeng restoran, hotel, hingga pusat belanja untuk memberikan pengalaman wisata terhubung sejak penumpang tiba di bandara. 

Sementara di Singapura, Singapore Airlines menghadirkan berbagai program loyalitas yang terkoneksi dengan restoran premium, tempat hiburan, hingga layanan gaya hidup digital.

Laporan Global Travel Trends 2025 dari Deloitte menunjukkan wisatawan modern kini lebih tertarik pada pengalaman terintegrasi dibanding sekadar potongan harga biasa. 

Sebanyak 72 persen wisatawan global disebut memilih layanan perjalanan yang menawarkan benefit tambahan seperti akses kuliner, hiburan, atau pengalaman eksklusif di destinasi wisata. 

Strategi ini dinilai efektif meningkatkan loyalitas pelanggan sekaligus memperkuat ekosistem bisnis pariwisata dan ekonomi kreatif.

Di Indonesia, tren serupa mulai berkembang melalui kerja sama dengan pelaku usaha lifestyle dan kuliner. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kolaborasi yang menghadirkan sistem penukaran boarding pass untuk mendapatkan berbagai keuntungan di merchant tertentu.

Skema ini dinilai lebih praktis karena pelanggan cukup menunjukkan boarding pass tanpa proses administrasi rumit. Konsep tersebut tidak hanya memberi keuntungan bagi penumpang, tetapi juga membantu pelaku usaha menjangkau wisatawan baru yang sebelumnya belum mengenal brand mereka.
Salah satu mitra yang merasakan dampak positif adalah Café del Mar Bali. 

Head of Marketing Café del Mar Bali, Rio Fransisco, menyebut respons pelanggan terhadap program kolaborasi tersebut cukup baik.
Menurutnya, banyak pelanggan merasa perjalanan wisata mereka menjadi lebih bernilai karena mendapatkan pengalaman tambahan setelah penerbangan. Program seperti ini juga dianggap mampu menciptakan hubungan emosional dengan pelanggan, bukan sekadar transaksi biasa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
3 Kunci Utama Keberhasilan Menurut Kepala BKN Prof Zudan
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Listrik Padam di Sumatra, AHY: Masalah Utama Diinvestigasi
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Singapura Bisa Jadi Batu Sandungan di Piala AFF 2026
• 11 jam lalubola.com
thumb
Sekolah Internasional Tumbuh Pesat, Kurikulum Global Jadi Daya Tarik Utama
• 16 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.