Makassar: Suasana hangat penuh nostalgia terasa dalam gelaran Tudang Sipulung Nasional (TSN) II Tahun 2026 Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri 2 Makassar di Benteng Rotterdam, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Ribuan alumni dari berbagai daerah pulang ke Makassar untuk berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus menghadirkan berbagai kegiatan sosial bagi masyarakat.
Reuni nasional ini menjadi momentum mempererat hubungan lintas generasi alumni, mulai dari angkatan senior hingga alumni muda yang kini tersebar di berbagai daerah Nusantara. Kehadiran para alumni juga membawa semangat kebersamaan untuk ikut mengangkat potensi daerah Sulawesi Selatan.
Ketua Umum IKA Smada Makassar, Mayjen TNI (Purn) Marga Taufik, mengatakan reuni akbar tahun ini menjadi pertemuan nasional kedua setelah sebelumnya digelar di Malino pada 2022.
“Kemudian 2026 ini kita laksanakan di Makassar dengan skalanya nasional karena melibatkan seluruh alumni. Kalau tidak salah sekitar enam ribu alumni yang hadir,” kata Marga Taufik di Makassar, Sabtu, 23 Mei 2026.
Baca Juga :
Permainan Tradisional Warnai TSN II, Bangkitkan Nostalgia IKA SmadaSuasana Tudang Sipulung Nasional (TSN) II Tahun 2026 Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri 2 Makassar di Benteng Rotterdam, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dokumentasi/ istimewa
“Dari data yang masuk ke saya itu ada beberapa orang, entah satu dua orang lah angkatan 64 yang paling senior, terus ada juga angkatan 67 ada tiga orang, terus ya sampai yang paling junior. Jadi memang banyak,” jelasnya.
Mengusung nama Tudang Sipulung Nasional, reuni ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga membawa filosofi budaya Bugis-Makassar tentang kebersamaan dan musyawarah.
“Jadi kita ini kita sudah komitmen bahwa kita namakan reuni nasional ini menjadi namanya jadi bahasa dari bahasa etnis Bugis Makassar ya namanya Tudang Sipulung Nasional jadi Tudang itu artinya duduk duduk-duduk berkumpul ya biasanya,” jelasnya.
“Tudang itu artinya duduk berkumpul bermusawarah merumuskan ide-ide terbaiklah. Untuk mengambil keputusan itu namanya Tudang Sipulung ya,” lanjut Marga.
Selain mempererat silaturahmi alumni, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai aksi sosial. IKA Smada Makassar menggandeng sejumlah lembaga dan komunitas untuk menghadirkan pemeriksaan kesehatan, donor darah, sunatan massal, hingga pembagian kacamata gratis kepada masyarakat.
Suasana Tudang Sipulung Nasional (TSN) II Tahun 2026 Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri 2 Makassar di Benteng Rotterdam, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dokumentasi/ istimewa
“Kegiatan sosialnya itu ya misalnya bakti, pemeriksaan kesehatan kemudian sunatan massal kemudian donor darah kemudian tadi itu pemeriksaan mata sekaligus pemberian kacamata,” ujarnya.
Semangat kepedulian lingkungan juga ditunjukkan melalui penanaman 4.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Kelurahan Untia, Kota Makassar. Program tersebut dilakukan bersama sejumlah pihak sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir Sulawesi Selatan.
Menurut Marga Taufik, reuni nasional sengaja terus dilaksanakan di wilayah Sulawesi Selatan sebagai bentuk komitmen alumni untuk ikut mempromosikan dan mengangkat potensi daerah.
“Kemudian sesuai dengan komitmen teman-teman bahwa reuni nasional ini masih di sekitar daerah Sulawesi Selatan, dengan tujuannya adalah mengangkat daerah. Katakanlah ini adalah rumah besar kita kan di SMA-nya di sini,” tuturnya.
Kehadiran ribuan alumni juga membawa dampak positif bagi Kota Makassar, mulai dari sektor pariwisata hingga perputaran ekonomi daerah. Hotel-hotel dan pusat kuliner dipadati alumni yang datang dari berbagai kota di Indonesia.
“Tentu dengan adanya para alumni di sini ada ribuan tentu akan memenuhi hotel-hotel ya, hotel-hotel kemudian kalau Walikota bilang spend your time, spend your money enjoy Makassar, kira-kira begitu,” ujarnya.




