REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Petugas Secret Service melumpuhkan seorang pria yang menembaki petugas di pos pemeriksaan dekat Gedung Putih pada Sabtu malam waktu setempat. Dilansir dari Reuters, Ahad (24/5/2026), pria tersebut diduga mengalami gangguan kesehatan jiwa.
Setelah dilumpuhkan Secret Service membawanya ke rumah sakit, kata seorang pejabat penegak hukum kepada Reuters. Menurut pejabat tersebut, pria itu mendekati pos pemeriksaan di kawasan 17th Street dan Pennsylvania Avenue, dekat Gedung Putih, lalu mulai melepaskan tembakan ke arah petugas.
Baca Juga
Dulu Setia Kini Melawan, Eks Pengacara Trump Incar Dana Kompensasi Rp28 Triliun
Tuding Politisi Republik Pengkhianat, Amarah Trump Bikin Partai Pendukungnya Terguncang
Sibuk Urus Perang Iran, Donald Trump Absen di Pernikahan Putranya
Pelaku kemudian dilumpuhkan dan dibawa ke George Washington Hospital. Namun, pejabat itu tidak menjelaskan kondisi terbaru pelaku maupun bagaimana aparat melumpuhkannya.
Pejabat tersebut mengatakan pelaku telah diidentifikasi sebagai seseorang yang mengalami gangguan emosional atau kesehatan jiwa. Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya telah diterbitkan perintah agar pelaku menjauhi area tertentu (stay-away order).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Sebelumnya, Dinas Rahasia Amerika Serikat (Secret Service) menyatakan tengah menyelidiki insiden tersebut. Direktur FBI Kash Patel mengatakan lembaganya turut mendukung proses penyelidikan. Insiden penembakan itu terjadi di dekat kompleks Gedung Putih dan sempat memicu pengamanan ketat di kawasan tersebut.