Grid.ID - Kronologi warga asal Tasikmalaya loncat dari jembatan Cirahong hebohkan publik. Kuat dugaan, korban bunuh diri.
Peristiwa nahas tersebut pun diketahui terjadi pada Jumat (22/5/2026) siang. Sedangkan korban sendiri diketahui bernama Wiwie.
Kronologi Warga Tasikmalaya Loncat dari Jembatan Cirahong
Wiwie sendiri diketahui tercatat sebagai warga Kelurahan Yudanagara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan meloncat dari ketinggian sekitar 200 meter ke Sungai Citanduy pada pukul 10.45 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian perkara (TKP), korban diketahui datang ke kawasan perbatasan Tasikmalaya-Ciamis tersebut sejak pagi hari dengan mengayuh sepeda.
Setelahnya sekitar pukul 09.20 WIB, korban sempat mendatangi salah satu warung milik warga. Yakni yang terletak di Desa Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, yang berada di dekat mulut Jembatan Cirahong
Saat itu, penjual tak melihat ada hal aneh dari korban saat berkunjung ke warungnya. Dan disebut sempat membeli beberapa cemilan. Hal itu juga telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian.
"Sebelum kejadian, korban jajan camilan seperti beng-beng, roti, dan air mineral.
Saat sempat ditanya oleh warga sekitar, alasannya ke arah jembatan hanya untuk jalan-jalan," ungkap Kapolsek Manonjaya AKP Soni Alamsyah, dikutip Grid.ID dari TribunJabar.id, Sabtu (23/5/2026).
Setelahnya, korban sempat menitipkan sepedanya ke pemilik warung. Dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Hingga singkat cerita, korban berjalan kaki meniti bantalan kayu Jembatan Cirahong menuju ke arah Kabupaten Ciamis.
Kemudian tak berselang lama, tersengar suara benturan keras di air. Suara tersebut pertama kali didengar oleh pemancing yang sedang beraktivitas di bawah jembatan.
Sadar ada yang janggal, warga langsung memeriksa lokasi dan menemukan satu unit sepeda beserta kartu identitas yang ditinggalkan korban di atas jembatan. Warga pun segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Manonjaya.
"Kalau titik lokasi jatuhnya (TKP) memang sudah masuk wilayah hukum Ciamis. Namun karena sebelum kejadian korban beraktivitas di wilayah Manonjaya, kami langsung berkoordinasi," jelas AKP Soni dikutip dari Kompas.com.
Sementara itu, terkait kronologi warga asal Tasikmalaya loncat dari jembatan Cirahong, hingga Jumat sore, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di aliran Sungai Citanduy dengan menggunakan perahu karet. Namun, pencarian korban belum membuahkan hasil. (*)
Artikel Asli




