Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa berkaitan dengan keamanan menghiasi Jakarta yang terjadi pada sepekan terakhir, mulai dari begal di Jakarta hingga korupsi mesin jahit senilai Rp9 miliar.
Berikut berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali:
1. Polda Metro Jaya gagalkan peredaran 32 kg sabu asal Malaysia
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 32 kilogram (kg) yang diduga berasal dari jaringan Malaysia.
Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra mengatakan penggagalan itu dilakukan pada 9 Mei 2026 di Jakarta Utara.
Selengkapnya di sini
2. Kejari Jaktim tetapkan tiga tersangka pengadaan mesin jahit Rp9 miliar
Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur (Jaktim) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mesin jahit pada Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM) Jaktim senilai Rp9 miliar.
"Tim Penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Jakarta Timur telah melakukan pemanggilan terhadap tiga orang saksi dan pemeriksaan saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan fasilitas sarana produksi dalam penyelenggaraan penumbuhan wirausaha industri baru. Kami telah mendapatkan alat bukti yang cukup dengan menaikkan tiga orang saksi menjadi tersangka," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Timur Topik Gunawan di Jakarta, Selasa.
Selengkapnya di sini
3. Imigrasi Jakbar tangkap 4 WNA pelaku penipuan berkedok aplikasi pembayaran
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat menangkap empat warga negara asing (WNA) asal China di sebuah hunian di kawasan Jakarta Barat, yang diduga terlibat praktik penipuan online berkedok aplikasi pembayaran.
Dalam pengungkapan itu, empat WNA yang masing-masing berinisial LY (34), QZ (42), ZZ (32), dan WJ (24), berhasil ditangkap di kawasan Jakbar pada Senin (18/5).
Selengkapnya di sini
4. Pria bawa revolver mini berisi 5 peluru ditangkap di Penjaringan
Polsek Metro Penjaringan menangkap pria berinisial ERK setelah diduga membawa senjata api jenis revolver mini berisi lima peluru tajam dan menodongkannya kepada warga di kawasan Jembatan DHI, Jalan Kapuk Raya, Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
“Kejadian ini berawal saat kedua saksi berinisial SR dan CL tengah nongkrong di lokasi kejadian dan tersangka melintas berboncengan dengan temannya sambil menatap saksi SR dan C sehingga terjadi kesalahpahaman,”kata Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agta Bhuwana Putra didampingi Kanit Reskrim AKP Sampson Sosa Hutapea di Jakarta, Kamis.
Selengkapnya di sini
5. Polisi ungkap hasil pemeriksaan model yang diduga jadi korban begal
Polda Metro Jaya mengungkap hasil pemeriksaan model berinisial AWS yang diduga menjadi korban begal di kawasan Jakarta Barat, yang sempat viral di media sosial, pada Sabtu (16/5).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui, Jumat, menyebutkan setelah dilakukan visum et repertum terhadap luka yang dialami korban, ternyata bukan luka dari pelaku begal.
Selengkapnya di sini
Berikut berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali:
1. Polda Metro Jaya gagalkan peredaran 32 kg sabu asal Malaysia
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 32 kilogram (kg) yang diduga berasal dari jaringan Malaysia.
Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra mengatakan penggagalan itu dilakukan pada 9 Mei 2026 di Jakarta Utara.
Selengkapnya di sini
2. Kejari Jaktim tetapkan tiga tersangka pengadaan mesin jahit Rp9 miliar
Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur (Jaktim) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mesin jahit pada Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM) Jaktim senilai Rp9 miliar.
"Tim Penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Jakarta Timur telah melakukan pemanggilan terhadap tiga orang saksi dan pemeriksaan saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan fasilitas sarana produksi dalam penyelenggaraan penumbuhan wirausaha industri baru. Kami telah mendapatkan alat bukti yang cukup dengan menaikkan tiga orang saksi menjadi tersangka," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Timur Topik Gunawan di Jakarta, Selasa.
Selengkapnya di sini
3. Imigrasi Jakbar tangkap 4 WNA pelaku penipuan berkedok aplikasi pembayaran
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat menangkap empat warga negara asing (WNA) asal China di sebuah hunian di kawasan Jakarta Barat, yang diduga terlibat praktik penipuan online berkedok aplikasi pembayaran.
Dalam pengungkapan itu, empat WNA yang masing-masing berinisial LY (34), QZ (42), ZZ (32), dan WJ (24), berhasil ditangkap di kawasan Jakbar pada Senin (18/5).
Selengkapnya di sini
4. Pria bawa revolver mini berisi 5 peluru ditangkap di Penjaringan
Polsek Metro Penjaringan menangkap pria berinisial ERK setelah diduga membawa senjata api jenis revolver mini berisi lima peluru tajam dan menodongkannya kepada warga di kawasan Jembatan DHI, Jalan Kapuk Raya, Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
“Kejadian ini berawal saat kedua saksi berinisial SR dan CL tengah nongkrong di lokasi kejadian dan tersangka melintas berboncengan dengan temannya sambil menatap saksi SR dan C sehingga terjadi kesalahpahaman,”kata Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agta Bhuwana Putra didampingi Kanit Reskrim AKP Sampson Sosa Hutapea di Jakarta, Kamis.
Selengkapnya di sini
5. Polisi ungkap hasil pemeriksaan model yang diduga jadi korban begal
Polda Metro Jaya mengungkap hasil pemeriksaan model berinisial AWS yang diduga menjadi korban begal di kawasan Jakarta Barat, yang sempat viral di media sosial, pada Sabtu (16/5).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui, Jumat, menyebutkan setelah dilakukan visum et repertum terhadap luka yang dialami korban, ternyata bukan luka dari pelaku begal.
Selengkapnya di sini





