tvOnenews.com - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk kembali merenungkan makna pengorbanan, keikhlasan, dan kepatuhan kepada Allah SWT.
Perayaan ini tidak hanya identik dengan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga mengandung pelajaran besar dari kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang sarat nilai ketauhidan serta keteladanan dalam keluarga.
Melalui khutbah Idul Adha, umat Muslim diajak memahami bahwa ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk pendekatan diri kepada Allah sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama.
Nilai-nilai kesabaran, ketulusan, dan solidaritas sosial menjadi pesan penting yang terus relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut teks khutbah Idul Adha 2026 singkat dengan tema “3 Pesan di Balik Penyembelihan Kurban”.
- Ilustrasi AI/ChatGPT
Khutbah Idul Adha 1447 H
اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ (×3)اللهُ اَكبَرْ (×3
اللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّهِ بُكْرَةً وَأصِيْلاً لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ وَ للهِ اْلحَمْدُ
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى جَعَلَ لِلْمُسْلِمِيْنَ عِيْدَ اْلفِطْرِ بَعْدَ صِياَمِ رَمَضَانَ وَعْيدَ اْلاَضْحَى بَعْدَ يَوْمِ عَرَفَةَ. اللهُ اَكْبَرْ (3×) اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمَلِكُ اْلعَظِيْمُ اْلاَكْبَرْ وَاَشْهَدٌ اَنَّ سَيِّدَناَ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ اَذْهَبَ عَنْهُمُ الرِّجْسَ وَطَهَّرْ




