Polisi ungkap peredaran ratusan gram tembakau sintetis di Jaktim

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkotika jenis tembakau sintetis di dua lokasi berbeda di Jakarta Timur, yaitu kawasan Klender dan Duren Sawit.

Kepala Unit 4 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Indah Hartantiningrum dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu, menjelaskan dalam pengungkapan yang dilakukan pada Selasa (19/5) itu pihaknya mengamankan dua orang tersangka berinisial I (23) dan R (21).

"Adapun barang bukti yang telah berhasil kami amankan yaitu 110 gram tembakau sintetis, kemudian timbangan elektrik, alat spray yang brisikan cairan kimia, plastik klip yang dibungkus siap edar serta identitas dari tersangka," katanya.

Indah menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan penyalahgunaan narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah tersebut.

"Menindaklanjuti laporan itu, tim langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan kedua tersangka," katanya.

Dia mengatakan, tersangka I diamankan di kawasan Jalan Dermaga Raya, Klender, sementara R ditangkap di Jalan Kampung Sumur, Duren Sawit.

Dari hasil penggeledahan, menemukan barang bukti berupa empat bungkus plastik berisi tembakau sintetis dengan berat bruto 110,9 gram yang disimpan di dalam bungkus rokok dan plastik klip.

Baca juga: Polisi gagalkan peredaran tembakau sintetis ratusan gram di Jaksel

"Selain itu, turut diamankan sejumlah barang bukti lain berupa satu timbangan digital, satu pack plastik klip bening, lakban, dua puntung sisa pakai, serta dua botol bekas bibit spray tembakau sintetis," ucap Indah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka mengaku menjual tembakau sintetis dengan sistem bertemu langsung dengan pembeli melalui akun Instagram dengan metode transaksi menggunakan sistem mapping lokasi.

"Saat ini barang bukti telah diamankan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut," ucap Indah.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menuturkan pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama.

"Sekecil apapun informasi dari masyarakat, sangat berguna bagi kepolisian, dimulai dari lingkungan terdekat dan sekitar untuk kita sama-sama peduli," tutur Budi.

Dia juga meminta warga agar segera melaporkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam.

Baca juga: Polda Metro bongkar lab ilegal tembakau sintesis di Jakarta Barat

Baca juga: Polisi bongkar praktik lab tembakau sintetis di Jaksel


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Puncak Haji 2026, Menhaj Tambah Fasilitas Toilet di Arafah
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
OpenAI Rilis Fitur ChatGPT Finance, Bisa Terhubung ke Rekening Bank Pengguna
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Ketua Komisi B DPRD.Jember Hadiri Nobar Pesta Babi di FISiP Unej
• 18 jam laluberitajatim.com
thumb
Serangan Besar-besaran Rusia di Kyiv Tewaskan 1 Orang dan Lukai 24 Warga
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pria Tusuk Mantan Istri Saat Salaman di Resepsi Pernikahan Anak di Jakut
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.