tvOnenews.com - Persib Bandung sukses mencatat sejarah baru usai memastikan diri menjadi juara Super League 2025/2026. Gelar tersebut terasa semakin spesial karena Maung Bandung berhasil meraih trofi liga tiga musim berturut-turut sekaligus menegaskan dominasi mereka di era sepak bola modern Indonesia.
Kepastian juara didapat Persib setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5/2026).
Hasil itu membuat tim asuhan Bojan Hodak menutup musim dengan 79 poin dari 34 pertandingan.
- Persib
Jumlah poin Persib sebenarnya sama dengan Borneo FC yang juga mengoleksi 79 angka. Namun, Maung Bandung berhak finis di puncak klasemen karena unggul rekor pertemuan atas Pesut Etam.
Di balik keberhasilan tersebut, pengamat sekaligus jurnalis, Glen Joshua, menilai ada banyak faktor yang membuat Persib mampu meraih hattrick juara.
“Sudah pasti Bojan Hodak,” ujar Glen Joshua dikutip dari kanal YouTube JMTV.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan Persib Bandung tidak hanya ditentukan oleh kualitas Bojan Hodak semata, melainkan hasil dari banyak faktor yang saling mendukung.
“Ini benar-benar juara berbarengan, yang manajemen katakan di awal, secara manajemen mereka sangat sehat, itu gue berbincang dengan sejumlah pemain, pada akhirnya gaji itu juga menjadi salah satu faktor penting mereka bisa tenang bermain di lapangan,” ucapnya.
Menurut Glen, dukungan luar biasa dari Bobotoh juga menjadi kekuatan penting bagi Persib sepanjang musim ini.
“Dan kalau kita lihat musim ini gimana Bobotoh sangat full mendukung, bahkan stadion selalu penuh, di luar kalau kita lihat di dalam lapangan memang kan tim ini dibangun untuk Asia,” tuturnya.
Ia juga menilai Bojan Hodak berhasil membangun sistem permainan yang jelas sehingga pemain baru bisa cepat beradaptasi dengan tim.
“Hal yang paling saya suka, Bojan Hodak sudah menerapkan sistem yang ingin dimainkan. Jadi para pemain yang masuk itu sudah fit dengan sistem dia.”
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
“Itu mengapa dan menjawab, tidak butuh waktu untuk beradaptasi begitu lama, Persib bisa sekali nyetel dan ketika mereka tersingkir dari Asia, ya sorry to say, secara kualitas dengan tim-tim lain di lokal, sudah lebih baik dibandingkan dengan yang lainnya,” lanjutnya.




