Pantau - Amerika Serikat dan Iran disebut semakin dekat mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri perang setelah proses negosiasi kedua negara menunjukkan perkembangan signifikan.
Laporan media Amerika Serikat menyebut hambatan utama dalam rancangan kesepakatan kini hanya terkait penyusunan kata-kata dalam dokumen final perjanjian tersebut.
Axios melaporkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih belum membuat keputusan akhir terkait kesepakatan damai tersebut.
Sementara itu, The Washington Times melaporkan Washington dan Teheran akan mengumumkan finalisasi rancangan kesepakatan damai pada Minggu waktu setempat.
Sebelumnya pada Sabtu, Donald Trump mengatakan kepada CBS News bahwa kedua pihak “semakin dekat” untuk mencapai kesepakatan mengakhiri perang di Iran.
Negosiasi Dilakukan Melalui IslamabadWashington dan Teheran hingga kini masih terus melakukan negosiasi melalui perantaraan Islamabad.
Beberapa isu utama dalam pembahasan mencakup pembukaan Selat Hormuz, kekhawatiran terhadap program nuklir Iran, serta pencabutan sanksi terhadap Teheran.
Fox News melaporkan Trump juga telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pemimpin Timur Tengah terkait perkembangan pembicaraan dengan Iran.
Seorang diplomat menyebut proses negosiasi tersebut menunjukkan adanya kemajuan diplomatik yang positif.
“Pembicaraan tersebut sangat positif. Kemajuan baik tengah dibuat,” ujar diplomat tersebut.
Pemimpin Kawasan Disebut Dukung Upaya TrumpDiplomat tersebut juga menyebut sejumlah pemimpin kawasan mendukung langkah diplomasi yang dilakukan Presiden Donald Trump.
“Pemimpin kawasan sangat mendukung kemajuan dan terobosan Presiden Trump yang tercapai dalam pembicaraan tersebut,” katanya.
Laporan terkait perkembangan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran ini bersumber dari Anadolu dan diterjemahkan oleh Nabil Ihsan.
Sebelumnya, pembicaraan damai kedua negara juga difokuskan pada upaya mencapai kesepakatan permanen terkait program nuklir Iran dan stabilitas kawasan Timur Tengah.




