GMFI Bidik Pendapatan USD542,8 Juta pada 2026, Andalkan Diversifikasi Bisnis

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

GMFI menatap 2026 dengan target pertumbuhan lebih tinggi setelah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun lalu.

GMFI Bidik Pendapatan USD542,8 Juta pada 2026, Andalkan Diversifikasi BISNIS. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) menatap 2026 dengan target pertumbuhan lebih tinggi setelah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun lalu. Perseroan menargetkan pendapatan tahunan sebesar USD542,8 juta dengan estimasi laba bersih mencapai USD35,1 juta.

Target tersebut akan dicapai melalui keberlanjutan transformasi korporasi, penguatan fundamental operasional, dan ekspansi pada lini bisnis yang dinilai memiliki margin menguntungkan. 

Baca Juga:
GMFI Rights Issue, Angkasa Pura Bakal Inbreng Aset Senilai Rp5,66 Triliun

Kinerja awal 2026 juga menunjukkan tren positif. Pada kuartal I-2026, GMFI mencatat laba berjalan sebesar USD6,76 juta dengan pendapatan usaha mencapai USD114,94 juta. 

Sepanjang 2025, GMFI memperkuat bisnis lewat diversifikasi dan ekspansi pasar. Pada sektor perawatan pesawat komersial, perusahaan mempertahankan pelanggan seperti Korean Air, Vietjet Air, dan Cebu Pacific, sekaligus menambah pelanggan baru seperti One Air, Air Swift, dan Texel Air. 

Baca Juga:
GMFI Resmikan Fasilitas Bengkel Pesawat di Bandara Pondok Cabe

Perseroan juga menyelesaikan reaktivasi 13 unit Airbus A320 milik Citilink dan dua pesawat Airbus A330 milik Garuda Indonesia. 

Di sektor pertahanan, GMFI telah menyelesaikan perawatan helikopter Bell 412 hingga unit keempat serta dua pesawat VIP Boeing 737-800. Perusahaan juga memperluas kapabilitas industri pertahanan melalui kerja sama dengan Dassault Aviation dalam program Imbal Dagang Kandungan Lokal dan Offset (IDKLO) pesawat Rafale. 

Baca Juga:
GMFI Raup Laba USD33,9 Juta, Ekuitas Berbalik Positif Rp1,92 Triliun

Lini bisnis non-commercial aircraft yang mencakup SBU Defense Industry, Industrial Solutions, dan Power Services mencatat pendapatan USD36,7 juta atau tumbuh 59,9 persen secara tahunan. 

Selain itu, GMFI juga mencatat groundbreaking Kertajati Aerospace Park bersama BIJB dan memulai kerja sama dengan Pelita Air untuk layanan perawatan pesawat tipe propeller di Bandar Udara Pondok Cabe. 

"Kami telah bertumbuh secara signifikan dan berkelanjutan. Dengan kapabilitas semakin kuat dan adaptif, GMFI akan terus membuka peluang baru untuk memenuhi kebutuhan industri penerbangan nasional maupun global," ujar Andi. 

Andi menambahkan, efisiensi dan transformasi yang dijalankan perusahaan menjadi modal untuk memperluas bisnis di tengah dinamika industri.

"Melalui pencapaian positif dan efisiensi yang terjaga di tengah dinamika pasar dan tantangan industri, GMFI siap melangkah lebih jauh dalam menghadirkan solusi terintegrasi bagi industri aviasi maupun sektor lainnya," katanya. 

(Shifa Nurhaliza Putri)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Berkomitmen Perluas Tambak Produktif di Berbagai Daerah Indonesia
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Teridentifikasi, Empat Jenazah Terakhir Korban Tabrakan Bus ALS di Musi Rawas Utara Dipulangkan
• 16 jam lalukompas.id
thumb
Polda Metro Jaya Pastikan Berkas Kasus Ijazah Jokowi Segera P-21: Ada Kejutan? | KOMPAS PETANG
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
NELY Alokasikan Dividen Rp23,5 Miliar, Simak Jadwal Cum Date
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Melihat Markas Scammer Internasional di Solo Baru yang Digerebek Polda Jateng
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.