Mobil Gus Hilman Anggota DPR RI Kecelakaan dengan Truk di Tol Paspro, 2 Orang Meninggal

suarasurabaya.net
9 jam lalu
Cover Berita

Mobil yang ditumpangi Muhammad Hilman Mufidi atau akrab disapa Gus Hilman anggota DPR RI, mengalami kecelakaan maut dengan truk di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) KM 834 pada Sabtu (23/5/2026) sore. Akibatnya, dua orang dilaporkan meninggal dunia.

Ipda Firman Panit PJR Jatim 4 saat dikonfirmasi mengatakan, korban meninggal merupakan dua staf dari Gus Hilman, yakni Adinda (25 tahun) dan Alex (26 tahun). Saat itu, keduanya bersama Hilman berada dalam satu mobil Innova nopol  N 1297 NB yang dikemudikan Mahrus (36 tahun).

Adinda meninggal di lokasi kejadian, sementara Alex dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Untuk Hilman sendiri saat ini masih menjalani perawatan intensif akibat luka berat dan patah tulang. Ia telah dirujuk ke RSUD dr. Soetomo, Surabaya. Sedangkan Mahrus dilaporkan mengalami luka ringan.

“Almarhumah Dinda itu waktu di TKP, (diperiksa) anggota medis sudah tidak bernyawa. Untuk yang almarhum Alex. Itu kejadian dievakuasi ke rumah sakit masih hidup. (Tapi) meninggal di rumah sakit,” tutur Ipda Firman saat on air di Radio Suara Surabaya, Minggu (24/5/2026) pagi.

Dari pemeriksaan kepolisian dan rekaman CCTV, sopir Inova itu diduga dalam kondisi mengantuk atau kurang konsentrasi saat mengemudi. Akibatnya, mobil yang seharusnya di lajur cepat, perlahan berpindah ke jalur ke lajur lambat sehingga menabrak belakang dump truck nopol W 8439 UK yang dikemudikan IS (49 tahun).

“Jadi kalau dari lihat dari CCTV, untuk kendaraan Innova itu melaju dari arah Probolinggo ke arah Surabaya. Jadi kemungkinan untuk driver ini kurang konsentrasi, kemungkinan mengantuk ya. Jadi secara perlahan pindah ke lajur lambat. Di jalur lambat itu ada kendaraan dump truck melaju. Nah, langsung menabrak sisi kanan belakang kendaraan dump truck,” jelas Ipda.

Ipda Firman menambahkan bahwa kecepatan mobil saat kejadian terbilang cukup tinggi, bahkan speedometer mobil tersebut masih menunjuk angka 110 km/jam saat berhenti setelah tabrakan.

Selain itu, setelah menabrak belakang truk, mobil tidak terpental, melainkan terjepit di bagian belakang truk bermuatan pasir dan terseret.

“Jadi waktu di TKP itu, kendaraan Innova itu masih nancap posisi di hampir di kolongnya dump truck itu. Jadi sempat terseret itu dari bekas bannya di lokasi itu sempat terseret beberapa meter itu,” jelas Ipda Firman.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut, sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi dari lokasi kejadian. (bil/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ribuan Bobotoh Larut dalam Euforia Rayakan Gelar Juara Persib Bandung
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gempa M 5,3 Guncang Bengkulu Selatan
• 21 jam laludetik.com
thumb
Mendarat di Soetta, 9 WNI yang Ditahan Israel Disambut Menlu RI dan Dubes Palestina
• 39 menit lalukompas.tv
thumb
BLT Kesra Rp900.000 Cair Lagi di 2026? Ini Cara Cek Daftar Penerima
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
IM Aditya Bagus Arfan turun ke posisi lima JAPFA FIDE Rated 2026
• 10 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.