Bebas dari Tahanan Israel, Para Aktivis GSF Dipukuli Polisi Usai Tiba di Bandara Bilbao

republika.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BILBAO — Manajemen kampanye Global Sumud Flotilla (GSF)  mengutuk keras aksi kekerasan yang dilakukan oleh Ertzaintza (pasukan kepolisian otonom Basque) terhadap para aktivis kemanusiaan yang baru saja mendarat di Bandara Bilbao, Basque, Spanyol, pada Sabtu (23/5/2026) seperti dilansir dari laman resmi Global Sumud Flotilla.

Para aktivis tersebut, yang baru saja bebas setelah mengalami penahanan sistematis serta kekerasan fisik dan psikologis oleh Pasukan Pendudukan Israel (IOF), justru disambut oleh brutalitas aparat kepolisian begitu menginjakkan kaki di Tanah Air mereka.

Baca Juga
  • Perjalanan Wisudawan Tunanetra FIP UMJ Berjuang di Tengah Keterbatasan
  • Skandal Epstein Memanas: Kongres AS Sebut 3 Tokoh, Salah Satunya Fotografer Lady Diana
  • Kesan Wisudawan Difabel UMJ: Kampus Beri Ruang Berkembang Tanpa Batas

Insiden tersebut bermula ketika seorang anggota keluarga, yang tengah menunggu dengan cemas di terminal kedatangan, mencoba melewati pembatas jalan untuk memeluk kerabatnya yang baru tiba. Secara tak terduga, aparat Ertzaintza merespons tindakan tersebut dengan kekerasan fisik. Momen yang seharusnya menjadi pelepas rindu pasca-trauma penahanan di luar negeri seketika berubah mencekam.

Di antara para korban yang dilaporkan dipukul oleh kepolisian Basque terdapat individu yang baru saja keluar dari fasilitas medis sebelum terbang pulang. Mereka masih menderita luka-luka parah akibat penyiksaan selama berada dalam tahanan Israel, pasca-penculikan ilegal di perairan internasional Eropa beberapa waktu lalu.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Pihak GSF menilai pengerahan kekuatan berlebih oleh Ertzaintza terhadap warga negara yang sedang dalam kondisi luka medis akut merupakan kegagalan mendasar dari nilai kemanusiaan.

Akibat insiden ini, sedikitnya empat orang, termasuk tiga peserta flotilla, ditangkap oleh kepolisian paramiliter negara Spanyol. Mereka kemudian ditahan di kantor polisi Deusto di Bilbao.

Reawan Global Sumud Flotilla saat tiba di Istanbul, Turki, Kamis (21/5/2026) malam. - (Tangkapan layar Anadolu/X)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kiandra Ramadhipa Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Timwas Haji DPR Sampaikan Duka atas Wafatnya Jemaah Haji dari Indonesia | KOMPAS SIANG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Daftar Penerima Penghargaan Super League 2025/26: Borneo FC Borong 3 Kategori
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hasil Akhir BRI Super League 2025/2026: Panas hingga Detik Terakhir, Persib Hattrick Juara!
• 23 jam lalubola.com
thumb
Dukung Transisi Energi, Pertamina Perkuat Ekosistem Berkelanjutan
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.