Jejak Politik H Paris Yasir: Menapaki Jalan Lewat Tiga Partai, Kokoh di Pucuk Pimpinan Jeneponto

terkini.id
4 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Jeneponto — Di peta politik Kabupaten Jeneponto, nama H. Paris Yasir tercatat sebagai salah satu sosok yang memiliki perjalanan karier paling dinamis, konsisten, dan penuh strategi. Namanya kini dikenal luas sebagai Bupati Jeneponto yang memimpin daerah ini dengan visi besar pembangunan. Namun, siapa sangka, untuk sampai di titik puncak amanah tertinggi itu, Paris Yasir telah menempuh perjalanan panjang selama lebih dari satu dekade, melintasi tiga warna partai politik berbeda, mulai dari menjadi anggota dewan biasa, menduduki kursi pimpinan, hingga akhirnya menyabet kemenangan sebagai pemimpin daerah melalui Partai NasDem.

Perjalanan politiknya adalah bukti nyata bahwa karier politik bukan hanya soal kedudukan, melainkan proses belajar, beradaptasi, dan memperkuat basis dukungan demi mewujudkan cita-cita membangun Bumi Turatea. Jejak langkahnya terukir jelas: Belajar di PAN, Melangkah di Gerindra, dan Sukses Mengukir Kemenangan Besar lewat NasDem.

Awal Langkah: Berkarier dan Belajar di Bawah Bendera PAN (2009–2014)

Kiprah politik Paris Yasir secara resmi dimulai pada Pemilihan Umum 2009. Saat itu, ia maju sebagai calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN). Di usia yang masih relatif muda dan semangat yang membara, Paris berhasil meraup kepercayaan masyarakat dan duduk sebagai Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto untuk periode 2009–2014.

Di masa inilah fondasi kepemimpinannya dibangun. Sebagai anggota dewan baru, Paris tidak datang sekadar duduk diam. Ia belajar seluk-beluk birokrasi, memahami mekanisme pembuatan kebijakan, mengawal aspirasi rakyat, dan mengenal seluk-beluk persoalan daerah. Dari kursi anggota dewan inilah ia mulai dikenal sebagai sosok wakil rakyat yang vokal, responsif, dan mudah ditemui masyarakat.

Lima tahun masa bakti di PAN menjadi sekolah politik pertamanya. Di sana, ia mengasah kemampuan bernegosiasi, membangun jaringan, dan memahami betul bahwa kekuatan politik sejati bersumber dari kepercayaan rakyat, bukan sekadar kekuatan struktur. Namanya mulai tercatat sebagai politisi muda potensial yang memiliki masa depan cerah di kancah politik Jeneponto.

Mengukir Prestasi: Gerindra, Wakil Ketua DPRD hingga Ketua Partai (2014–2018)

Memasuki Pemilu 2014, Paris Yasir mengambil langkah berani dan strategis dengan bergabung ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Langkah ini menjadi babak baru yang menanjakkan karier politiknya ke tingkat yang lebih tinggi. Kepercayaan masyarakat kembali ia buktikan dengan kemenangan yang meyakinkan, sehingga kembali duduk di DPRD Kabupaten Jeneponto untuk periode kedua (2014–2018).

Namun, di periode kedua ini, posisinya jauh berbeda. Berkat pengalaman, kemampuan, dan pengaruh politik yang kian menguat, Paris Yasir tidak lagi sekadar menjadi anggota biasa. Ia dipercaya menduduki kursi strategis sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jeneponto. Di posisi ini, peran dan tanggung jawabnya semakin besar; ia menjadi salah satu orang yang mengendalikan roda organisasi legislatif, menjembatani aspirasi eksekutif dan legislatif, serta memastikan setiap kebijakan berpihak pada kepentingan publik.

Tidak hanya di lembaga legislatif, kekuatan Paris Yasir di Gerindra juga terasa di struktur partai. Ia dipercaya memegang tampuk pimpinan sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Jeneponto. Di bawah kepemimpinannya, Gerindra tumbuh menjadi salah satu kekuatan politik utama di Jeneponto. Paris dikenal piawai dalam memimpin kader, merangkul simpatisan, dan menyatukan visi partai dengan kebutuhan masyarakat.

Jejak karier politiknya di Gerindra berjalan gemilang hingga tahun 2018. Saat itulah, ambisi besar untuk memimpin daerah dan membawa perubahan lebih nyata semakin kuat. Sesuai aturan dan etika politik, Paris Yasir pun resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD dan Ketua DPC Gerindra untuk terjun sepenuhnya bertarung dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jeneponto 2018 yang maju sebagai calon Wakil Bupati, mendampingi Iksan Iskandar dan berhasil memenangkan pertarungan di Pilkada Jeneponto. Pada tahun 2018 sosok Paris Yasir mulai beranjak untuk menelusuri roda pemerintahan, langkahnya telah menunjukkan bahwa ia adalah sosok yang berani maju ke depan.

Puncak Karier: Bersama NasDem, Kuasai Kursi dan Takhta Bupati

Menjelang Pilkada serentak tahun 2024, publik kembali dikejutkan dengan langkah strategis Paris Yasir. Ia memilih bergabung dengan Partai NasDem, sebuah partai yang mengusung semangat perubahan dan demokrasi. Kehadirannya di NasDem bukan sekadar menjadi kader biasa, melainkan menjadi tiang utama kekuatan partai di Jeneponto. Paris Yasir langsung diberi amanah berat dan kepercayaan penuh sebagai Ketua DPC Partai NasDem Kabupaten Jeneponto.

Di bawah komando Paris Yasir, NasDem mengalami lonjakan kekuatan yang luar biasa. Pemilu 2024 menjadi bukti nyata kehebatan strategi dan kerja kerasnya. Dari peta kekuatan yang sebelumnya belum terlalu dominan, NasDem di bawah kepemimpinan Paris Yasir berhasil merebut 7 kursi dari total 40 kursi anggota DPRD Jeneponto. Kemenangan ini menempatkan NasDem sebagai salah satu partai pemenang dan kekuatan politik terbesar di parlemen Jeneponto saat ini.

Kekuatan struktur dan dukungan rakyat yang kokoh inilah yang menjadi landasan kokoh bagi Paris Yasir untuk kembali maju bertarung di Pilkada 2024. Berbekal dukungan penuh dari NasDem, koalisi partai pendukung, serta basis massa yang meluas dari berbagai latar belakang, Paris Yasir melaju kencang dan memenangkan hati masyarakat Jeneponto.

Kemenangan ini mengantarkannya resmi dilantik sebagai Bupati Kabupaten Jeneponto pada bulan Maret 2025, puncak dari perjalanan panjang karier politiknya yang dimulai sejak tahun 2009.

Dari Dewan Hingga Pucuk Pimpinan: Evolusi Seorang Pemimpin

Jika ditarik garis sejarah, perjalanan politik Paris Yasir adalah sebuah grafik yang terus menanjak naik. Dimulai dari anggota DPRD biasa (2009–2014), naik menjadi Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC partai (2014–2018), hingga akhirnya duduk di kursi Bupati Jeneponto.

Perpindahannya dari satu partai ke partai lain bukan dinilai sebagai ketidakstabilan, melainkan sebagai bukti kemampuan beradaptasi, ketajaman strategi politik, dan kepercayaan yang selalu datang dari mana saja ia berada. Di PAN ia belajar dasar, di Gerindra ia mengukir kekuasaan dan pengaruh, dan di NasDem ia memanen kemenangan besar yang membawanya ke puncak.

Kini, sebagai Bupati Jeneponto, jejak politik panjang Paris Yasir menjadi bekal berharga. Ia paham seluk-beluk birokrasi karena pernah menjadi pengawasnya, ia paham peta kekuatan politik karena pernah memegang kendalinya, dan ia paham benar apa yang dibutuhkan masyarakat karena sejak awal karier politiknya, ia selalu berjalan berdampingan dengan rakyat.

Bagi Paris Yasir, perjalanan dari PAN ke Gerindra hingga NasDem bukanlah sekadar pindah bendera, melainkan perjalanan panjang mencari wadah terbaik untuk mengabdi, hingga akhirnya ia menemukan momentum tepat untuk memimpin Jeneponto melesat maju lebih cepat, lebih jauh, dan lebih sejahtera.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rahasia Nia Ramadhani Tetap Glowing, Hindari Overthinking dan Rutin Treatment
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Bara JP: Jokowi Beri Arahan Dukung Prabowo dan Gibran 2 Periode
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Trump Tunda Serangan Militer ke Iran, Ini Alasannya
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Marak Begal, Legislator Dorong Pemasangan CCTV di Titik Rawan Kriminalitas
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sumbar Gelap Gulita Imbas Listrik Padam, PLN Kerahkan 2 Unit PLTU
• 16 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.