Empat jalur yang ditawarkan terdiri dari Merit-based Scholarship, Regional with Right to Study (Regional Scholarship), MAECI Scholarship dan Invest Your Talent. Masing-masing program memiliki skema bantuan dan persyaratan yang berbeda.
Merit-based Scholarship dan Regional Scholarship merupakan program beasiswa parsial yang ditujukan bagi mahasiswa jenjang S1. Sementara itu, MAECI Scholarship dan Invest Your Talent menjadi program fully funded yang diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang S2 hingga S3.
Menariknya, dua program fully funded tersebut tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga mencakup akomodasi mahasiswa hingga menyelesaikan studi. Sebelum membahas lebih jauh mengenai program beasiswa yang tersedia, penting untuk mengenal lebih dekat profil Uni-Italia sebagai lembaga yang menaungi berbagai program tersebut.
Melansir laman uni-italia.it, Uni-Italia merupakan badan rujukan nasional Italia yang bertugas mempromosikan pendidikan tinggi di Italia kepada mahasiswa internasional. Lembaga ini didirikan melalui kolaborasi sejumlah institusi penting di Italia, seperti Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (MAECI), Kementerian Universitas dan Riset (MUR), Kementerian Pendidikan dan Prestasi (MIM), Kementerian Dalam Negeri (MI), Konferensi Rektor Universitas Italia (CRUI), serta Badan Perdagangan Italia (ICE).
Dalam menjalankan perannya, Uni-Italia memiliki tiga fokus utama. Pertama, mempromosikan studi di Italia untuk menarik mahasiswa internasional. Kedua, memberikan bimbingan dan pendampingan bagi mahasiswa internasional selama proses studi.
Terakhir, Uni-Italia memiliki peran untuk memperkuat kerja sama akademik internasional dengan berbagai negara. Saat ini, lembaga ini juga telah memiliki kantor perwakilan di sejumlah negara, termasuk Indonesia yang berpusat di Jakarta.
Baca juga: Pendaftaran Beasiswa Serbia 2026 Dibuka: Kuliah S1-S3 Gratis, Cek Syarat dan Cara Daftarnya!
Setelah mengenal profil lembaganya, perhatian berikutnya tertuju pada empat jalur beasiswa yang ditawarkan kepada pelajar Indonesia. Representatif Uni-Italia, Aldi, menjelaskan bahwa Merit-based Scholarship dan Regional Scholarship merupakan program beasiswa parsial yang diperuntukkan khusus bagi mahasiswa jenjang S1.
Meski sama-sama bersifat parsial, keduanya memiliki perbedaan pada sumber pendanaan. Merit-based Scholarship berasal dari universitas tujuan di Italia, sedangkan Regional Scholarship didanai pemerintah daerah setempat di Italia.
"Kalau Merit ini dia basenya ketika jadi kamu harus daftar kampus di italia dulu yang kamu ingin tuju. Setelah nanti lulus dan mendapatkan LOA baru bisa mendaftarkan Merit Scholarship," ungkap Aldi kepada Medcom.id di sela-sela acara Pentas Pelajar Hardiknas, Sabtu, 23 Mei 2026.
Representatif Uni-Italia, Aldi. Foto: Medcom/Bramcov
Sementara itu, terdapat dua program fully funded lainnya yang ditujukan bagi mahasiswa jenjang S2 dan S3. Salah satunya adalah MAECI Scholarship yang menetapkan batas usia pendaftar maksimal 28 tahun dengan seleksi berbasis motivation letter.
Di sisi lain, program Invest Your Talent menerima pendaftar hingga usia 29 tahun dengan tahapan seleksi berupa video motivation. Program ini menjadi salah satu jalur fully funded yang cukup diminati oleh mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia. Aldi mengklaim, jumlah mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi ke Italia diperkirakan mencapai satu hingga tiga ribu orang.
Menurutnya, mayoritas mahasiswa memilih program fully funded pada jenjang S2 karena dinilai mampu meringankan biaya pendidikan dan kebutuhan hidup selama studi di Italia.
"Kalau keunggulannya pastinya untuk parsial itu diakomodasi secara persenan ya. Kalau misalnya Fully funded berarti ya seluruh akomodasi dan seluruh biaya material itu di-backup oleh pemberi beasiswa tersebut. Untuk keunggulannya pasti di masing-masing ada ya, seperti kalau misalnya di fully funded ini kan memangnya sudah pasti fully funded," beber dia.
Saat ditanya mengenai persentase pendanaan pada program beasiswa parsial, Aldi mengaku belum dapat mengungkapkan detailnya. Ia mengatakan informasi tersebut bersifat rahasia karena sepenuhnya berasal dari pemerintah maupun institusi di Italia.
"Kalau persen kita confidential (rahasia) ya, karena memang dari itu kan dari pemerintahan sana. Jadi saya pun pribadi juga tidak tahu gitu, karena memang itu confidential dari di Italia gitu," ungkapnya.
Baca Juga :
Gak Cuma Seremonial! Pentas Pelajar Hardiknas 2026 Juga Ada Booth Beasiswa Luar NegeriCek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)





