TANGERANG, KOMPAS.com - Seorang perempuan berinisial LA (29) menjadi korban begal mobil dan telepon genggam di Kampung Pabuaran, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (19/5/2026) dini hari.
Salah satu pelaku ternyata merupakan pria yang sebelumnya berkencan dengan korban.
Dalam peristiwa itu, korban diancam menggunakan celurit, diikat, lalu diturunkan di lokasi sepi oleh para pelaku.
Baca juga: Perempuan Dibegal di Cisauk Tangerang, Mobil Dirampas Usai Diancam Celurit
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya mengatakan, peristiwa bermula ketika korban bertemu dengan salah satu tersangka berinisial MK alias Kecot di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, pada Senin (18/5/2026).
"Jadi sebelum ke Serpong, korban LA ini sempat ingin mengambil laptop di gudang tempat bekerja yang berada Wanaherang Gunung Putri Kabupaten Bogor, tapi tidak jadi dan justru janjian dengan tersangka di Serpong," ujar Dhady saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (23/5/2026).
Setelah bertemu sekitar pukul 20.00 WIB, korban dan tersangka pergi bersama menggunakan mobil Honda Brio milik korban menuju sebuah apartemen di Serpong.
Keduanya tiba sekitar satu jam kemudian.
Baca juga: Kronologi Begal Mobil di Cisauk, Korban Sempat Diikat dan Ditinggal di Jalan Sepi
"Tersangka dengan korban sempat berhubungan badan sebanyak satu kali," lanjutnya.
Keesokan harinya, Selasa (19/5/2026), korban dan tersangka keluar dari apartemen.
Namun, tersangka belum memberikan bayaran kepada korban.
Karena itu, korban kemudian mengikuti tersangka menuju kawasan Griya Parahita, Cisauk, untuk menjemput dua rekan pelaku lainnya berinisial S dan P yang kini masih buron.
Baca juga: Pengamat Nilai Buru Begal Bukan Tupoksi TNI: Kalau Salah Tindak Mau Diproses Hukum Sipil?
Setelah ketiga pelaku berkumpul, perjalanan kembali dilanjutkan.
Namun di tengah perjalanan, korban justru menjadi korban pencurian dengan kekerasan.
"Korban diminta diam dan diancam menggunakan celurit oleh tersangka," ucap Dhady.