Polres Malang dalami ledakan petasan di rumah yang tewaskan satu orang

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Malang masih mendalami dugaan ledakan petasan di sebuah rumah di Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang menyebabkan satu korban meninggal dunia.

Kepala Seksi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar di Malang, Minggu, mengatakan, saat penyelidikan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP) tim dari satuan reserse kriminal (satreskrim) turut mengamankan barang bukti satu ember berisi petasan dari lokasi kejadian.

"Barang bukti berupa petasan berbagai ukuran sudah diamankan, saat ini penyidik masih mendalami penyebab pasti ledakan termasuk asal bubuk petasan yang dipakai korban," kata Bambang.

Identitas korban tewas dalam peristiwa ledakan itu berinisial S (48) yang merupakan pemilik rumah.

Bambang menyampaikan peristiwa ledakan yang menyebabkan tewasnya S terjadi pada Sabtu (23/5) sekitar pukul 11.15 WIB.

Saat itu, warga di sekitar lokasi kejadian tiba-tiba mendengar bunyi ledakan dari dalam rumah korban. Sontak, mereka pun bergegas mendatangi lokasi sumber suara untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di tempat kejadian warga mendapati S sudah dalam kondisi mengalami luka bakar serius pada beberapa bagian tubuh, yakni meliputi kaki, tangan, dada, perut, hingga wajah.

Setelah mendapatkan laporan itu tim dari Polres Malang bersama Polsek Kepanjen langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Bambang menyampaikan setibanya di TKP pihaknya langsung membantu mengevakuasi korban menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan, Kabupaten Malang, agar secepatnya mendapatkan penanganan secara medis tetapi sekitar dua jam kemudian S dinyatakan meninggal dunia.

Polisi juga sempat mengajukan permintaan visum dan autopsi untuk kepentingan penyelidikan, namun hal itu ditolak oleh keluarga korban.

"Keluarga korban menerima peristiwa ini dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Meski demikian, penyelidikan tetap kami lanjutkan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian ini," kata Bambang.

Baca juga: Polisi tetapkan empat tersangka perusakan kendaraan di pantai Malang

Baca juga: Polres Malang: Tes urine 31 wisatawan Pantai Wedi Awu positif narkoba


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kuasa Hukum Pastikan Jokowi aakan Hadir dan Tunjukkan Ijazah sejak SD di Persidangan
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Top 5 Ekonomi Sepekan: Cara Cek BPNT hingga IHSG akan Kembali Naik
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pojok Rupiah dan Pemkot Palu kampanye kemanusiaan HIV/AIDS
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Tolak Restorative Justice, Wardatina Mawa Lanjutkan Laporan Dugaan Perzinaan
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Bebas dari Tahanan Israel, Para Aktivis GSF Dipukuli Polisi Usai Tiba di Bandara Bilbao
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.