Iran Disebut Setuju soal Usulan Damai dengan AS, Selat Hormuz Bakal Dibuka?

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Iran dilaporkan telah menyetujui rancangan kesepakatan damai untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat serta membuka kembali Selat Hormuz, menurut liputan The New York Times, dikutip Minggu, 24 Mei 2026.

Usulan kesepakatan damai tersebut akan mencakup penghentian konflik di semua front, termasuk di Lebanon, dengan fokus utama pada pembukaan Selat Hormuz, kata media tersebut mengutip tiga pejabat senior Iran.

Baca Juga :
Trump Tegaskan Kesepakatan AS dengan Iran Akan Difinalisasi
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Difinalisasi

Kesepakatan yang diusulkan mencakup pencabutan blokade laut AS terhadap Iran serta diizinkannya kembali lalu lintas pelayaran komersial melalui Selat Hormuz yang strategis tanpa pemungutan bea lintas oleh Iran, kata The New York Times.

Isu-isu terkait program nuklir Iran, yang menjadi ganjalan besar dalam negosiasi, akan dikesampingkan dalam pembicaraan terpisah dalam 30-60 hari.

Usulan kesepakatan juga meliputi pencairan aset-aset Iran senilai 25 miliar dolar AS yang dibekukan di luar negeri, menurut laporan itu.

The New York Times menambahkan mediator Pakistan dan Qatar memfasilitasi perumusan kesepakatan damai tersebut.

Sebelumnya pada Sabtu, Presiden AS Donald Trump mengatakan sebuah kesepakatan damai dengan Iran "sebagian besar telah dinegosiasikan", dengan rincian akhirnya masih dalam proses perundingan.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali memberikan pernyataan terbaru terkait dengan perang melawan Iran. Pada Rabu waktu setempat, Trump mengatakan bahwa AS dan Iran kini berada di tahap akhir pembicaraan (untuk damai).

Namun di saat yang bersamaan, Trump juga mengancam akan kembali melancarkan serangan dalam beberapa hari ke depan jika Iran tidak menerima syarat yang diajukan Washington. Ancaman serupa sudah beberapa kali ia lontarkan sejak gencatan senjata diberlakukan.

“Kita akan mendapatkan kesepakatan, atau kita akan melakukan sesuatu yang cukup buruk. Tapi semoga itu tidak terjadi,” kata Trump dikutip dari laman NDTV, Kamis 21 Mei 2026.

AS bersikeras Iran harus menghentikan seluruh rencana pengayaan nuklir dan membuka kembali Selat Hormuz untuk lalu lintas perdagangan internasional. Namun tuntutan itu ditolak Teheran. Iran justru meminta AS lebih dulu mengakhiri blokade terhadap pelabuhan-pelabuhannya.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya tidak berada di ambang menyerah.

Baca Juga :
2 Orang Terluka Usai Penembakan di Gedung Putih
Deretan Elite Politik Iran Ini Disebut Lebih Berpengaruh dari Mojtaba Khamenei, Siapa Mereka?
Bukan Mojtaba Khamenei, Kelompok Elite Militer Ini Disebut Kendalikan Iran

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jalan Terjang Maryanah: 2 Kali Usaha Tutup, Kini Kuliahkan Anak dari Jualan Es Teh
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Ini Alasan Persib Bandung Resmi Jadi Juara Super League 2025-2026 Sekalipun Akhirnya Borneo FC Menang 100-0
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
PDIP Gresik Usung Gaya Anak Muda, Gus Yani Sebut Jadi Energi Baru Partai
• 19 jam laluberitajatim.com
thumb
Wanita Bogor Ditipu Teman Kencan, Mobil Dirampok Usai Ngamar di Tangsel
• 23 jam laludetik.com
thumb
TNI AD Perkuat Kemampuan Anti-Drone untuk Amankan Perbatasan RI–Malaysia di Kalimantan Barat
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.