Dosen Kedokteran UC Luncurkan Buku, Angkat Refleksi di Tengah Rutinitas Modern

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

Ni Njoman Juliasih Dosen Luar Biasa Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra (UC) Surabaya meluncurkan buku berjudul “Julie, Memoir of a Journey” untuk membagikan refleksi kehidupan batin di tengah rutinitas modern.

Ia menjelaskan, buku tersebut ia tulis untuk mengajak pembaca agar melihat pengalaman hidup sebagai sumber pembelajaran dan refleksi di tengah rutinitas yang kerap terasa monoton.

“Buku ini mengungkapkan sisi humanis sebagai seorang akademisi dan membagikan berbagai insight sederhana yang membuat pembaca sadar, bahwa kita selama ini mungkin terlalu asyik dengan diri sendiri, sehingga lupa mengambil pelajaran dari setiap perjalanan,” katanya di Surabaya, pada Sabtu (23/5/2026).

Prihandari Satvikadewi atau yang biasa dipanggil Vika Wisnu seorang penulis sekaligus dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengatakan bahwa refleksi diri merupakan hal penting yang harus dijalani oleh seseorang untuk memetik berbagai pelajaran dalam hidup.

“Seperti kata penulis, yang kita lakukan hari ini adalah refleksi dari diri kita di masa lalu, sekaligus proyeksi diri kita di masa depan dan setiap orang yang hadir dalam hidup adalah kiriman Tuhan, ada yang datang membawa pelajaran, ada yang mengingatkan bahwa hidup bukan sekedar keteraturan, melainkan juga keberanian menghadapi ketidakpastian,” ucapnya saat mengulas buku tersebut.

Hero Patrianto penerjemah ahli madya dari Balai Bahasa Jawa Timur mengatakan bahwa berbagai pemikiran murni tentang hakikat keberadaan diri, manfaat diri, dan upaya keras untuk menjaga keseimbangan antara cita-cita, takdir, tanggung jawab, dan keikhlasan muncul ketika refleksi.

“Kadang kala ‘kesepian’ justru menjadi kawan terbaik untuk menjadi penulis. Penulis menegaskan bahwa pena dan kertas dapat menjelma ruang ternyaman untuk berbincang dengan diri sendiri di kala tak seorang pun hadir,” tuturnya.

Sementara itu, Wina Bojonegoro penyunting naskah dari Padmedia Publisher mengatakan bahwa tidak banyak dokter sekaligus akademisi yang tertarik menuliskan memoar, sehingga menurutnya buku tersebut menjadi istimewa karena menghadirkan perspektif dari akademisi medis.

“Kami percaya buku ini dapat menginspirasi siapa saja yang mulai merasa jenuh dengan rutinitas,” ucapnya.

Seperti diketahui, Ni Njoman Juliasih menulis buku tersebut dalam rentang waktu sekitar satu tahun. Ia menulis saat memasuki usia 60-an dan berharap buku tersebut bisa memantik ruang diskusi yang hangat dan reflektif, sekaligus mendorong lebih banyak profesional dari berbagai bidang untuk berani membagikan kisah hidup mereka melalui tulisan.(ris/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Bobotoh Tumpah Ruah Rayakan Persib Juara di Bandung
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Pedagang Ungkap Penjualan Sapi Kurban di Jakarta Tetap Tinggi Meski Harga Naik
• 22 jam laludetik.com
thumb
DSI Bakal Jadi Operasi Prabowo Bongkar Kecurangan Ekspor Selama 30 Tahun
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Klasemen LaLiga Spanyol: FC Barcelona Juara, Mallorca dan Girona Degradasi
• 7 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Nikah karena Konten, Cerai karena Realita
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.