REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penggunaan layanan keuangan digital di kalangan generasi muda yang meningkat, mendorong pentingnya penguatan literasi finansial. Sebagai bentuk komitmen meningkatkan edukasi keuangan digital, BantuSaku menyelenggarakan talkshow edukasi keuangan yang diikuti ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (FEB Unhas).
Mahasiswa dinilai menjadi salah satu kelompok yang perlu memperoleh pemahaman finansial sejak dini karena berada pada fase transisi menuju kemandirian ekonomi. Edukasi mengenai pengelolaan keuangan yang sehat dan pemanfaatan layanan pembiayaan digital secara bijak diharapkan dapat membantu mahasiswa mengambil keputusan finansial yang lebih bertanggung jawab di masa depan.
- Temukan Beragam Solusi Finansial di Satu Tempat, BRI Consumer Expo 2026
- Frugal Living Bakal Bertahan Lama, Generasi Muda Kian Sadar Finansial
- Biaya Hidup Naik, Generasi Muda Mesti Melek Finansial
Chief Executive Officer BantuSaku, Arnoldyth Rodes Medo menjelaskan, peningkatan literasi keuangan di kalangan mahasiswa menjadi fondasi penting dalam membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini. Menurut dia, mahasiswa merupakan generasi yang tumbuh bersama perkembangan teknologi dan layanan keuangan digital.
"Karena itu, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sehat menjadi penting agar mereka mampu mengambil keputusan finansial secara bijak sekaligus memanfaatkan layanan pembiayaan digital secara bertanggung jawab," ucap Arnoldyth dalam siaran pers di Jakarta, Ahad (24/5/20260.




