Kasus Diabetes Anak Meningkat di Kepri, Obesitas Jadi Faktor Risiko Utama

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BATAM - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Riau mengingatkan masyarakat terhadap peningkatan kasus diabetes pada anak yang kini menjadi ancaman serius bagi kesehatan generasi muda.

Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepulauan Riau Dewi Kumalasari Ansar mengatakan berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2023, prevalensi diabetes pada anak mengalami peningkatan signifikan.

“Kasus terbanyak ditemukan pada kelompok usia 10 sampai 14 tahun sebesar 46 persen dan didominasi anak perempuan sebesar 59,3 persen,” kata Dewi saat pengukuhan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Kota Batam periode 2026-2031 di Batam, belum lama ini. 

Ia menjelaskan sebagian besar kasus yang ditemukan merupakan diabetes tipe 1. Namun obesitas juga menjadi faktor risiko kuat terhadap munculnya diabetes tipe 2 pada anak.

Menurut Dewi, perubahan pola hidup dan konsumsi makanan tinggi gula menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai karena dapat memicu meningkatnya kasus diabetes usia dini.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama. Pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui pola makan sehat dan pengendalian obesitas pada anak,” ujarnya.

Baca Juga

  • Apakah Diabetes Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Dokter
  • Label Gizi Diresmikan, Mampukah Tekan Angka Diabetes di RI?
  • Tekan Angka Diabetes, Kemenkes-BPOM Luncurkan Label Nutri-Level

Ia menilai keluarga memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan hidup sehat, termasuk membatasi konsumsi makanan dan minuman manis serta meningkatkan aktivitas fisik anak.

Selain diabetes, Dewi juga menyoroti tingginya kasus kanker pada anak di Indonesia. Berdasarkan data IDAI tahun 2020, terdapat sekitar 11.156 kasus baru kanker anak setiap tahun yang didominasi leukemia, limfoma dan kanker otak.

Namun, hanya sekitar 20 persen kasus yang berhasil terdeteksi dan mendapatkan penanganan akibat keterbatasan fasilitas kesehatan serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini.

Dewi mengapresiasi langkah IDAI Kepulauan Riau yang terus melakukan edukasi kesehatan kepada masyarakat sebagai upaya menekan angka diabetes dan kanker pada anak.

“Kami berharap edukasi kesehatan terus diperkuat agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga pola hidup sehat sejak usia dini,” katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
GPCI: 9 WNI Korban Penangkapan Israel Tiba di Jakarta Besok Sore
• 21 jam laludetik.com
thumb
Sejarah Tercipta di GBLA! Persib Bandung Klub Pertama Hattrick Juara, Bojan Hodak Pelatih Terbaik
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Penerima Manfaat MBG Tembus 62,4 Juta Orang, dari Anak Sekolah hingga Ibu Hamil
• 21 jam laludisway.id
thumb
Produk Bayi Premium Makin Dilirik Ibu Muda, Kenyamanan Kini Jadi Prioritas!
• 18 jam laluherstory.co.id
thumb
Catat! Jadwal Tambahan LRT Sumsel Khusus Sabtu Malam
• 21 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.