Perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran telah memicu peringatan perjalanan ke negara-negara di kawasan Timur Tengah dari pemerintah AS. Namun, hal itu tak menyurutkan semangat dari jemaah haji asal negara-negara Barat untuk menuju Makkah, Arab Saudi.
Dilansir AFP, Minggu (24/5/2026), salah satu warga AS, Fadel, mengatakan dirinya tidak pernah ragu untuk menjalankan ibadah haji tahun ini di Arab Saudi. Dia mengatakan perang tidak membuatnya mundur.
"Bahkan jika perang masih berlangsung, saya tidak akan mundur," kata Fadel.
Dia mengatakan Makkah merupakan tempat teraman di dunia. Dia menyampaikan hal itu merujuk pada ayat Al-Qur'an.
"Kita tidak diragukan lagi berada di tempat teraman di dunia," ujarnya.
Ibadah haji tahun ini tetap diikuti jemaah muslim dari seluruh dunia meski perang yang dipicu AS-Israel telah membuat Iran meluncurkan serangan balasan ke fasilitas AS di Arab Saudi dan negara-negara tetangganya. Kini, perang mulai mereda meski gencatan senjata pada kondisi kritis.
(haf/imk)





