Jakarta: Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menekankan pentingnya pendekatan humanis dan transformasi digital dalam pelaksanaan tugas fungsi lalu lintas. Hal ini sekaligus menegaskan polantas tidak lagi mengedepankan tilang dalam penertiban lalu lintas.
"Pendekatan kita bukan tilang lagi, bukan penegakan hukum semata, tapi pendekatan hati. Anda harus dekat dengan masyarakat, merangkul masyarakat. Ketika mereka dirangkul dan diajak silaturahmi, mereka malu untuk melakukan pelanggaran,” kata Agus dalam keterangannya, Minggu, 24 Mei 2026.
Baca Juga :
Berdamai, Kasus Kecelakaan Maut WNA Tiongkok di Tanjungpinang Dihentikan“Saya terima kasih kepada rekan-rekan Dirlantas yang sudah mengelola itu. Jadi rangkul ojol, rangkul komunitas, ajak silaturahmi, dan bahkan ke depan nanti kita akan menciptakan Asosiasi Ojol Nusantara,” ujar Agus.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho memberikan arahan kepada jajaran. Foto: Istimewa.
Menurutnya, pengemudi ojek online merupakan bagian penting dari masyarakat yang setiap hari berada di jalan. Pengemudi ojek online dinilai dapat menjadi mitra strategis Kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban lalu lintas.
“Ini bagian daripada saudara kita yang selalu berada di jalan, yang bisa menginformasikan, yang bisa kita ajak diskusi. Alhamdulillah, saat saya turun ke lapangan, semuanya bangga karena kita rangkul,” kata Kakorlantas Polri.




