Pertamina Gandeng ERIA untuk Perkuat Kemandirian dan Transisi Energi Nasional

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pertamina menjalin kolaborasi strategis dengan Economic Research Institute for ASEAN and East Asia atau ERIA guna mendukung kemandirian energi nasional dan percepatan transisi energi.

Direktur Strategi Portofolio dan Pengembangan Usaha Pertamina Emma Sri Martini mengatakan Pertamina menjalankan strategi kemandirian energi dan transisi energi secara bersamaan melalui konsep Dual Growth Strategy.

“Kemandirian energi dan transisi energi merupakan dua strategi yang dijalankan oleh Pertamina secara bersamaan. Kedua hal ini memperkuat satu dengan yang lainnya. Ini juga merupakan implementasi Dual Growth Strategy Pertamina,” ungkap Emma.

Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah terkait kemandirian energi nasional dan transisi energi.

Untuk mendukung hal tersebut, Pertamina terus mengembangkan kapabilitas perusahaan, meningkatkan kemampuan bisnis, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan lembaga pemikir internasional.

Emma menjelaskan Pertamina menjalankan dua pilar utama strategi bisnis, yakni mengoptimalkan bisnis energi fosil yang telah ada serta mempercepat pengembangan bisnis rendah karbon.

Fokus pada Kajian Energi dan Penguatan Kapasitas

Nota kesepahaman kerja sama antara Pertamina dan ERIA mencakup dua pilar utama yaitu analisis kebijakan dan ekonomi sektor energi serta pengembangan kapasitas dan pertukaran pengetahuan.

Implementasi kerja sama tersebut akan dijalankan oleh Pertamina Energy Institute atau PEI sebagai lembaga pemikir strategis Pertamina.

Melalui kemitraan dengan ERIA, Pertamina akan memperoleh dukungan berupa kajian kebijakan berbasis riset, analisis ekonomi energi yang komprehensif, serta penguatan kapasitas institusional.

Dukungan tersebut dinilai selaras dengan pengembangan portofolio bisnis dan strategi jangka panjang perusahaan.

“Melalui kemitraan dengan ERIA, Pertamina akan memperoleh dukungan berupa kajian kebijakan berbasis riset, analisis ekonomi energi yang komprehensif, serta penguatan kapasitas institusional yang selaras dengan pengembangan portofolio bisnis dan strategi jangka panjang Perusahaan,” ujar Emma.

Perkuat Posisi Strategis di Tengah Transisi Energi

Pertamina berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat posisi strategis perusahaan di tingkat regional di tengah dinamika transisi energi global.

Emma juga menilai kerja sama dengan lembaga pemikir internasional dapat meningkatkan kapasitas seluruh pihak yang terlibat.

“Dengan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan termasuk di dalamnya lembaga pemikir level internasional akan meningkatkan kapasitas para pihak,” kata Emma.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, UMKM-Peternak Kecipratan
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Potensi Besar, Presiden Prabowo Siapkan Proyek Tambak Besar di Seluruh Indonesia
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
JATI Bagi Dividen Rp6,2 Miliar, 30 Persen dari Laba
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Polres Bogor Ungkap 7 Kasus Migas-Minerba dalam 2 Bulan, 15 Tersangka
• 57 menit lalukumparan.com
thumb
Marak Begal, Legislator Dorong Pemasangan CCTV di Titik Rawan Kriminalitas
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.