Menyalakan Pembelajaran Digital

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

DIGITALISASI pendidikan tidak lagi berada di pinggir percakapan.

Ia telah masuk ke ruang kelas, ke cara guru menyiapkan pembelajaran, ke sumber belajar murid, dan ke cara negara membayangkan pemerataan mutu pendidikan.

Pertanyaannya kini bukan lagi apakah sekolah memerlukan teknologi.

Pertanyaan yang lebih penting ialah: apakah teknologi itu membuat murid belajar lebih baik, atau hanya membuat kelas tampak lebih modern?

Dalam beberapa tahun terakhir, Kemendikdasmen memperkuat ekosistem digital pendidikan melalui Papan Interaktif Digital, Rumah Pendidikan, Ruang Murid, Ruang GTK, akun belajar.id, Sumber Belajar Digital, Latihan Soal, SIBI, dan BUDI.

Rangkaian istilah ini terdengar teknis, tetapi maknanya sederhana. Rumah Pendidikan menjadi rumah besar layanan digital.

Ruang Murid membantu peserta didik belajar. Ruang GTK mendukung guru dan tenaga kependidikan berkembang.

Akun belajar.id menjadi identitas digital. Sumber Belajar menyediakan video, artikel, konten interaktif, dan gim edukasi.

Latihan Soal membantu murid mengecek pemahaman. SIBI menyediakan buku pendidikan resmi. BUDI memperkaya literasi anak melalui bacaan digital, komik, audio, dan video.

Baca juga: Micro Dopamin Economy: Saat Ekonomi Tumbuh, tapi Dompet Kita Malah Menjerit

Dengan demikian, digitalisasi pendidikan tidak bertumpu pada satu perangkat. Ia adalah ekosistem: alat, platform, konten, buku, latihan, data, dan ruang belajar bagi guru.

Ini penting bagi Indonesia yang kondisi sekolahnya sangat beragam. Ada sekolah dengan guru lengkap, fasilitas baik, dan internet stabil.

Ada pula sekolah yang masih menghadapi keterbatasan guru, sumber belajar, listrik, internet, dan akses pelatihan.

Di tengah bentang seperti ini, teknologi dapat menjadi jembatan. Namun, jembatan hanya berguna bila benar-benar menghubungkan perangkat dengan mutu pengalaman belajar.

Papan Interaktif Digital, misalnya, dapat menjadi lebih dari sekadar layar besar.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia dapat berfungsi sebagai papan tulis digital, ruang anotasi, media presentasi, tempat simulasi, sarana kuis, dan ruang kolaborasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Imran Nahumarury Ogah Terpuruk Usai Semen Padang Degradasi, Langsung Canangkan Promosi Musim Depan
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Produksi Garam Cirebon Kembali Terancam Kalah oleh Cuaca
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Mobil Anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufidi di Probolinggo
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Menjaga Muruah Seleksi Paskibraka: Transparansi, Keadilan, dan Semangat Persatuan
• 36 menit laluharianfajar
thumb
Gedung Putih Ditutup Usai Bunyi Tembakan, FBI Merapat ke TKP
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.