Ledakan petasan terjadi di sebuah rumah warga di Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (23/5/2026). Akibat insiden itu, satu penghuni rumah meninggal dunia akibat luka bakar serius. Korban diketahui berinisial S (48 tahun), pemilik rumah tempat ledakan terjadi.
AKP Bambang Subinanjar Kasi Humas Polres Malang mengatakan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti ledakan yang diduga berasal dari petasan tersebut.
“Barang bukti berupa petasan berbagai ukuran sudah diamankan, saat ini penyidik masih mendalami penyebab pasti ledakan termasuk asal bubuk petasan yang dipakai korban,” kata Bambang di Malang, Minggu (24/5/2026) yang dikutip Antara.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. Warga sekitar awalnya mendengar suara ledakan keras dari dalam rumah korban. Mereka kemudian bergegas menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
Saat tiba di lokasi, warga mendapati korban sudah dalam kondisi mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh, mulai kaki, tangan, dada, perut, hingga wajah.
Mendapat laporan tersebut, tim dari Polres Malang bersama Polsek Kepanjen langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan evakuasi korban.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun sekitar dua jam setelah menjalani perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia.
Selain melakukan olah TKP, polisi juga mengamankan satu ember berisi petasan dari rumah korban sebagai barang bukti penyelidikan.
Polisi sempat mengajukan permintaan visum dan autopsi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Namun, pihak keluarga korban menolak proses autopsi tersebut.
“Keluarga korban menerima peristiwa ini dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Meski demikian, penyelidikan tetap kami lanjutkan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian ini,” ujar Bambang. (ant/bil/iss)




