Piala Wali Kota Woodball Libatkan Atlet Inklusi, Jaring Bibit Potensial

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Kejuaraan woodball Piala Wali Kota Surabaya yang digelar di Lapangan Hockey UNESA pada 23–24 Mei 2026 menjadi ajang penting bagi pembinaan atlet Kota Surabaya menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.

Selain menjadi wadah kompetisi, kejuaraan ini juga dimanfaatkan untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial yang akan dipersiapkan memperkuat Surabaya di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Rendi Lukman Salat Ketua pelaksana cabang olahraga woodball, mengatakan bahwa ajang ini menjadi bagian dari proses seleksi dan pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan oleh KONI Surabaya.

“Lewat ajang kompetisi seperti Piala KONI maupun Piala Wali Kota ini, kami mencari bibit-bibit unggul untuk persiapan Porprov. Latihan intensif juga sudah dimulai sejak April dengan jadwal empat kali dalam seminggu,” ujar Rendi saat ditemui oleh suarasurabaya.net

Kejuaraan tersebut diikuti sekitar 110 atlet dari seluruh klub woodball di Surabaya. Menariknya, ajang ini juga melibatkan atlet inklusi yang oleh panitia disebut sebagai ‘anak tak terbatas’ yang berjumlah 11 atlet.

“Ada sekitar 110 plus sama anak-anak hebat tak terbatas. Kita menyebutnya anak tak terbatas, yang artinya mereka tak terbatas pola pikirnya, pola geraknya tak terbatas dan ada 11 atlet, 3 putri 8 putra.” jelasnya.

Seluruh peserta berasal dari Kota Surabaya dengan perwakilan enam klub, di antaranya Mudipat SD Muhammadiyah 4, SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, SMA Muhammadiyah 10 Surabaya, Semangat Pagi, UNESA, UNUSA, serta MTsN 3 Surabaya.

“Full kita Surabaya, jadi ada enam klub yang ada di Surabaya yang sudah di bawah naungan KONI. Itu ada klub Mudipat SD Muhammadiyah 4, ada SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, ada SMA Muhammadiyah 10 Surabaya, Semangat Pagi, ada UNESA, ada UNUSA, dan MTsN 3.”

Rendi Lukman Salat saat berfoto bersama para pemenang ajang Piala Wali Kota Surabaya cabang olahraga Woodball, Surabaya, Minggu (24/5/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.net

Rendi menyebutkan saat ini pihaknya telah menyiapkan 12 atlet ber-SK beserta tiga pelatih, serta 25 atlet yang masuk daftar panjang (longlist) untuk persiapan Porprov. Terlebih, Surabaya direncanakan menjadi tuan rumah Porprov berikutnya.

“Ini kita ada menyiapkan untuk yang kemarin yang ber-SK itu ada 12 atlet dan 3 pelatih. Terus untuk yang longlist-nya ada 25 atlet kita siapkan untuk Road to Porprov.”

Menurutnya, strategi utama pembinaan atlet dilakukan melalui peningkatan disiplin latihan dan memperbanyak jam terbang dengan mengikuti berbagai kompetisi tingkat kota maupun provinsi.

“Atlet-atlet harus selalu rajin berlatih, menambah jam terbang, mengikuti event-event Pengprov maupun Pemkot, sehingga mereka bisa bersaing dan bertemu dengan kota kabupaten lain sehingga itu nanti menjadi titik awal kita menjadi untuk pilihan-pilihan untuk yang berangkat di Porprov besok.” katanya.

Ia menjelaskan target Porprov 2027, cabang olahraga woodball Surabaya menargetkan mampu meraih tujuh medali emas. Target tersebut mengacu pada jumlah nomor pertandingan yang sebelumnya dipertandingkan di PON, meski hingga kini pihaknya masih menunggu kepastian jumlah nomor resmi dari Pengurus Provinsi.

“Target kalau kita kemarin mintanya di KONI itu 7 emas, karena kita masih belum tahu nomor yang dipertandingkan untuk besok berapa nomor. Kalau kemarin acuannya kan di PON kemarin awalnya itu 7.” jelasnya

Rendi optimistis target tersebut dapat tercapai apabila jumlah nomor pertandingan cukup banyak. Optimisme itu juga didukung hasil positif Surabaya pada ajang Piala Gubernur sebelumnya di Jenggolo, di mana tim woodball Surabaya berhasil meraih sembilan medali emas.

Ia berharap ke depan semakin banyak kompetisi woodball yang digelar, baik di tingkat kota maupun provinsi, sehingga olahraga ini dapat berkembang lebih luas dan melahirkan atlet-atlet berprestasi untuk Jawa Timur maupun Indonesia.

“Harapan saya semakin banyak kompetisi-kompetisi yang positif, seperti kemarin di Pengprov, Piala Gubernur kemarin se-Indonesia, itu bahkan pemain-pemain hebat ada di sana, kita juga sabet 9 emas di sana, kemudian untuk olahraga Woodball Kota Surabaya sendiri juga diharapkan bisa menyumbangkan atlet-atletnya untuk Jawa Timur.” tuturnya. (rzl/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Riuh Sorak Bobotoh Sambut Dedi Mulyadi Rayakan Kemenangan: Persib Nu Aing, Eleh Nu Maneh
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Wamen Transmigrasi Dorong Peningkatan Produktivitas Petani Karet
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kebakaran Hanguskan Puluhan Lapak Barang Bekas dan Rumah Warga di Kalideres
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Persis Solo Resmi Terdegradasi Ini Daftar Peserta Super League 2026-2027: Selamat Datang 3 Tim Promosi
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Selidiki Ledakan Petasan di Rumah Warga Kepanjen Malang, Satu Orang Meninggal Dunia
• 9 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.