Jemaah haji mulai mengonsumsi makanan siap santap atau Ready to Eat (RTE) hari ini, Minggu (24/5/2026), sebagai persiapan sebelum bergerak menuju Arafah untuk rangkaian puncak ibadah haji atau Armuzna.
Makanan RTE tersebut sudah dibagikan kepada jemaah sejak beberapa hari lalu. Menu yang disediakan beragam dengan cita rasa Nusantara, antara lain kari ayam, rendang daging, gulai ayam, dan daging balado.
Sebagai persiapan, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama produsen juga melakukan sosialisasi cara mengonsumsi dan menyimpan RTE kepada jemaah.
Sosialisasi itu dilakukan di musala hotel Kloter 5 Embarkasi Surabaya. Dalam kegiatan tersebut, jemaah mendapat penjelasan sekaligus praktik langsung dari Ir. Sugiri Presiden Direktur PT Halalan Thayyiban, salah satu produsen makanan RTE untuk jemaah haji.
Sugiri menjelaskan, ada dua jenis makanan RTE yang akan diterima jemaah, yaitu yang bertuliskan Makkah dan Armuzna. Untuk RTE Armuzna, makanan akan dibagikan di tenda saat puncak haji.
Namun, RTE Armuzna hanya berupa lauk. Sementara nasi akan dimasak secara langsung dan disajikan dalam kondisi segar kepada jemaah.
Makanan siap santap dipilih karena mempertimbangkan kecepatan distribusi, kemudahan konsumsi, serta daya tahan makanan di tengah mobilitas jemaah yang tinggi selama rangkaian Armuzna.
Total ada enam produsen makanan RTE yang terlibat dalam penyediaan konsumsi jemaah haji pada musim haji tahun ini.(wid/iss)




