Wanita inisial AA (25) menjadi korban pembunuhan dan jasadnya ditemukan tergeletak di Jalan Raya Sholeh Iskandar (Sholis), Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar). Dalam rekaman CCTV yang beredar di media Sosial, korban ternyata sempat dibuang pelaku dari atas Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) hingga jatuh ke Jalan Sholis.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro membenarkan perihal peristiwa dalam rekaman video CCTV tersebut. Menurut dia, peristiwa tersebut masih satu rangkaian dengan rekaman video proses penangkapan pelaku di jalan tol.
"Bener (rekaman CCTV korban dilempar dari Tol BORR) suatu kesatuan, sama kejadian penangkapan yang viral di jalan tol," kata Kapolresta Bogor Kombes RioWahyu Anggoro ketika dimintai konfirmasi, Minggu (24/5/2026).
Dalam rekaman CCTV dilihat detikcom, tampak mobil oranye berhenti di jalan tol layang BORR. Tak lama kemudian, seseorang tampak keluar dari pintu sebelah kiri mobil sambil menggendong sesuatu.
Dalam video, sosok tersebut melempar sesuatu dari atas tol dan langsung masuk kembali ke dalam mobil melalui pintu yang sama. Mobil tersebut kemudian melaju kencang dari lokasi.
Sebelumnya, geger wanita berinisial AA (26) ditemukan tewas tergeletak di Simpang Yasmin Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Sabtu (23/5) dinihari. Hasil penyelidikan, wanita AA diduga merupakan korban pembunuhan dan pelaku ditangkap usai kecelakaan di jalan Tol.
Diberitakan sebelumnya, wanita berinisial A (25) ditemukan tewas di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar). Pelaku lalu membawa kabur mobil korban hingga akhirnya ditangkap polisi kurang dari 24 jam.
"Langsung melarikan diri. Lalu kami melakukan pengejaran terhadap yang diduga melakukan pembunuhan tersebut," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, Sabtu (23/5/2026).
Saat ini, pelaku masih diperiksa secara insentif oleh penyidik di Polresta Bogor Kota. Polisi masih mendalami hubungan pelaku dengan korban, motif pelaku, dan lain-lainnya.
"Ya betul (mobil korban), hubungan lagi kita dalami supaya kami dapat data-data secara komprehensif, data-data yang lengkap sehingga dari motif, waktu kejadian, lalu alasan itu terjadi apa pun itu," jelasnya.
(sol/azh)





