JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan menyarankan pengantin yang menjadi korban penipuan di Cakung untuk membuat laporan polisi.
Diketahui, sebuah resepsi pernikahan di Islamic Center Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, diduga gagal digelar meriah setelah pengantin menjadi korban penipuan oleh wedding organizer (WO).
Berdasarkan video yang diunggah di media sosial, gudang WO yang diduga melakukan penipuan disebut berada di wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Baca juga: Penyelesaian Kasus WO Kamuya, Pemilik Jaminkan Sertifikat Rumah untuk Kembalikan Uang Korban Rp 700 Juta
"Calon pengantin yang ada di video Instagram itu rencana baru hari ini mau datang dilaporkan, kantor WO-nya di Cakung," kata Bayu saat dikonfirmasi via telepon, Minggu (24/5/2026).
Bayu memastikan, pihaknya akan menerima laporan terkait dugaan penipuan WO tersebut.
Ia juga membenarkan bahwa pada Sabtu (23/5/2026), ada warga yang mendatangi Polres Metro Jakarta Timur terkait dugaan penipuan WO.
Baca juga: Armuji Dampingi Korban Penipuan Datangi Rumah Pemilik WO di Mojokerto
"Yang datang kemarin itu orang yang pesta pernikahannya belum sesuai jadwal perjanjian. Jadi belum tahu apakah akan terlaksana atau tidak. Cuma klien yang datang kemarin itu belum bisa kita katakan sebagai korban," tutur Bayu.
Sementara itu, unggahan di akun Threads @meislvy menyebutkan, sepupunya menjadi korban dugaan penipuan WO di kawasan Bekasi.
Dalam video yang diunggah, tampak resepsi berlangsung secara sederhana tanpa dekorasi pernikahan dan tanpa makanan yang telah disiapkan di gedung tersebut.
Baca juga: Kerugian Penipuan WO Ayu Puspita Tembus Jadi Rp 18,4 Miliar, Berpotensi Bertambah
Terlihat pula sejumlah orang membagikan makanan ringan dan air mineral kepada tamu undangan yang hadir pada acara tersebut.
"Kalian bisa liat keadaan pagi ini yang seharusnya jadu acara bahagia berubah jadi tangis semua. Fyi foto yang tengah itu kaka MC nya super baik dia ketipu juga sama si Marwah itu tanpa di bayar dia tetap hadir," tulis keterangan @meislvy
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang