Viral 2 Remaja Dikeroyok di SPBU Kemayoran, Polisi Selidiki Kejadian

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan, polisi sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan pengeroyokan di wilayah Kemayoran.

Diketahui, aksi pengeroyokan oleh sekelompok pemuda terjadi di depan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Bungur Besar Raya, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kejadian ini viral di media sosial pada Minggu (24/5/2025).

Baca juga: Kasus Pengeroyokan Penjual Tiket Palsu, 4 Pelaku Dituntut 9 Tahun Penjara

"Sedang dilakukan penyelidikan oleh Polsek Kemayoran," ujar Erlyn saat dikonfirmasi Kompas.com lewat pesan singkat, Minggu.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kemayoran Iptu Boedi Setiadi menyatakan sedang memeriksa lokasi kejadian.

"Saya lagi cek TKP di SPBU Bungur," katanya.

Tangkapan layar akun Instagram @wargakemayoran Tangkapan layar peristiwa pengeroyokan oleh sekelompok pemuda terjadi di depan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Bungur Besar Raya, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, viral di media sosial pada Minggu (24/5/2025).
Baca juga: Pengeroyokan Pemuda di Matraman Jaktim Diduga Dipicu Salah Paham

Dilansir unggahan video akun Instagram @info.kemayoran, peristiwa terjadi pada Minggu dinihari.

Video merekam dua orang remaja sedang dihajar oleh sekelompok pemuda.

Seorang petugas SPBU sempat berteriak untuk melerai.

Namun, sekelompok pria malah mendekati petugas SPBU dan mendorongnya untuk mundur.

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan di Matraman Jaktim, Pelaku Terekam CCTV

Berdasarkan keterangan dalam unggahan, peristiwa itu bermula saat sekelompok pria hendak mengeroyok sopir taksi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun, sopir taksi itu melarikan diri.

Seorang remaja yang sedang ada di lokasi dan menonton kejadian itu diduga menjadi sasaran amarah gerombolan pemuda tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Cuaca Sulsel Hari Ini, 24 Mei 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang di Siang hingga Malam Hari
• 11 jam laluharianfajar
thumb
Putusan MK Tegaskan Status DKI Jakarta Tetap Ibu Kota, Otorita IKN Buka Suara
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Pecah! Dedi Mulyadi Joget Bareng hingga Dilempar ke Udara Saat Euforia Nonton Persib Bandung
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Klasemen Akhir: Meski Menang 3-1 Persis Solo Degradasi ke Liga 2, Madura United Selamat Usai Kalahkan PSM Makassar 2-0
• 23 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.