Penembakan di Dekat Gedung Putih: Dua Orang Terluka, Pelaku Meninggal Ditembak Secret Service

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Insiden penembakan terjadi di dekat kompleks Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (24/5/2026) malam waktu setempat. Peristiwa itu menyebabkan dua orang terluka, sementara pelaku penembakan meninggal setelah baku tembak dengan aparat Secret Service (Dinas Rahasia AS).

Dalam pernyataan resminya, Dinas Rahasia menyebut kejadian berlangsung sekitar pukul 18.00 waktu setempat di area 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW, tidak jauh dari gerbang Gedung Putih. Pelaku disebut tiba-tiba mengeluarkan senjata dari dalam tasnya dan langsung melepaskan tembakan di area tersebut.

“Petugas Secret Service membalas tembakan dan mengenai pelaku yang kemudian dibawa ke rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia,” demikian pernyataan Secret Service yang dikutip kantor berita Anadolu, Minggu (24/5/2026).

Selain pelaku, seorang warga sipil juga terkena tembakan saat insiden berlangsung. Hingga kini kondisi korban belum diumumkan secara rinci oleh pihak berwenang. Sementara itu, tidak ada anggota Secret Service yang mengalami luka dalam kejadian tersebut.

Pelaku diketahui bernama Nasire Best (21 tahun), berdasarkan laporan NBC News yang mengutip sejumlah pejabat penegak hukum AS. Menurut laporan tersebut, Nasire Best memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan sebelumnya pernah berurusan dengan aparat keamanan setempat.

Pada Juli lalu, Best juga sempat ditangkap karena memasuki zona terbatas di sekitar Gedung Putih. Dalam dokumen pengadilan disebutkan bahwa ia mengaku sebagai Yesus Kristus dan sengaja ingin ditangkap polisi.

Secret Service memastikan Donald Trump Presiden AS berada di dalam Gedung Putih saat insiden terjadi. Namun, aktivitas pengamanan presiden disebut tidak terganggu.

ABC News melaporkan, Trump saat itu sedang berada di Oval Office bersama sejumlah stafnya, termasuk Steven Cheung, Natalie Harp, dan Margo Martin. Usai insiden, Trump mendapat laporan langsung dari aparat keamanan dan menyampaikan apresiasi kepada Secret Service serta aparat penegak hukum.

“Terima kasih kepada Secret Service dan aparat penegak hukum atas tindakan cepat dan profesional terhadap pria bersenjata di dekat Gedung Putih,” tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya.

Trump juga menyinggung pentingnya peningkatan sistem keamanan di sekitar Gedung Putih demi perlindungan presiden Amerika Serikat di masa mendatang.

Saat ini, kasus penembakan tersebut masih dalam penyelidikan Secret Service, FBI, dan Kepolisian Washington DC. Motif pelaku hingga kini belum diketahui secara pasti. (bil/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Thailand Pakai AI Buat Genjot Kualitas Durian
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
9 WNI yang Ditangkap Alami Penyiksaan, Dunia Harus Beri Sanksi ke Zionis Israel!
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Shanghai dan Antwerp sempurna di World Tour 3x3 Shanghai 2026
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Kuasa Hukum Pastikan Jokowi aakan Hadir dan Tunjukkan Ijazah sejak SD di Persidangan
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkab Bekasi Sesuaikan HPS Proyek Infrastruktur Akibat Kenaikan Harga BBM
• 6 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.