Kasus viral penampakan pocong di Plosoklaten Kediri berbuntut panjang. Polisi kini menangkap tiga orang yang diduga terkait dengan aksi teror pocong tersebut.
Kasatreskrim AKP Joshua Peter Krisnawan mengatakan ketiga orang yang ditangkap merupakan buntut konten pocong yang dibuatnya. Sedangkan motif ketiga pelaku demi mengikuti tren konten horor yang tengah ramai di media sosial.
"Dari hasil penyelidikan, motif para pelaku membuat video pocong itu hanya untuk mencari sensasi dan konten media sosial agar terkenal. Mereka mengikuti tren yang saat ini sedang hits di media sosial," ujar Joshua, dilansir detikJatim, Minggu (24/5/2026).
Meski demikian, aksi ketiga pelaku dinilai sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena video pocong itu beredar luas di berbagai platform media sosial. Polisi kemudian bergerak melakukan penelusuran hingga akhirnya mengamankan tiga orang yang terlibat.
Saat ini, ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Satreskrim Polres Kediri. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak membuat konten yang dapat memicu keresahan publik hanya demi mengejar viralitas.
"Jangan membuat konten yang meresahkan masyarakat. Bijak menggunakan media sosial dan jangan sampai demi konten justru menimbulkan gangguan kamtibmas," tambahnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
(rdp/rdp)





