Jakarta, VIVA – Rumah tangga selebgram Clara Shinta dan Alexander Assad kembali menjadi sorotan publik. Di tengah isu perselingkuhan hingga dugaan video call seks (VCS) yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial, proses perceraian keduanya kini terus bergulir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Sidang lanjutan perceraian pasangan tersebut kembali digelar pada Kamis 21 Mei 2026. Meski hubungan rumah tangga mereka disebut sudah berada di ujung tanduk, pihak Alexander Assad ternyata masih berupaya mempertahankan pernikahan yang telah dibangun bersama Clara Shinta. Scroll lebih lanjut yuk!
Perbedaan sikap keduanya pun terlihat jelas dalam proses mediasi yang dilakukan di pengadilan. Jika Clara Shinta bersikeras ingin mengakhiri rumah tangganya, Alexander Assad justru dikabarkan masih berharap ada jalan damai agar perceraian bisa dibatalkan.
Alexander Assad Masih Ingin Pertahankan Rumah Tangga
Melalui kuasa hukumnya, Alexander Assad menyampaikan bahwa dirinya masih berharap hubungan dengan Clara Shinta dapat diperbaiki. Pihaknya mengaku tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan, namun tidak menutup harapan untuk berdamai.
"Kalau dari klien kami sejauh ini, beliau berharap hasil mediasi ini mendapatkan hasil yang baik. Tentunya beliau juga tidak menghendaki adanya gugatan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan," ucap Rudini Sibagariang, kuasa hukum Alexander Assad, baru-baru ini.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Alexander Assad belum sepenuhnya rela melepas rumah tangganya. Bahkan, tim kuasa hukum menyebut komunikasi antara keduanya masih terus diupayakan demi mencari titik temu.
Rudini juga menjelaskan bahwa kliennya ingin rumah tangga mereka tetap berjalan seperti semula tanpa konflik berkepanjangan.
"Kalau klien kami sampai saat ini ya tentunya menginginkan hubungan rumah tangganya tidak ada masalah," tuturnya.
Tetap Beri Nafkah Meski Digugat Cerai
Di tengah proses perceraian yang berlangsung, Alexander Assad disebut masih menjalankan kewajibannya sebagai kepala keluarga. Menurut pihak kuasa hukum, ia tetap memberikan nafkah kepada Clara Shinta dan anak-anak mereka.
Hal tersebut disebut menjadi bukti bahwa Alexander Assad masih memiliki tanggung jawab dan keinginan mempertahankan keluarga kecilnya. Komunikasi di antara kedua belah pihak juga diklaim masih berlangsung hingga saat ini.





