Grid.ID - Dedi Mulyadi mengaku sudah siapkan bonus untuk para pemain Persib. Gubernur Jabar minta Bobotoh untuk rayakan kemenangan dengan dewasa.
Persib Bandung berhasil mengunci gelar juara Super League 2025/2026 sekaligus mengukir sejarah emas di sepak bola Indonesia. Kepastian itu didapat setelah tim berjuluk Pangeran Biru bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga pamungkas musim ini.
Terbaru, Dedi Mulyadi siapkan bonus untuk Persib. Bobotoh lalu diminta rayakan kemenangan dengan dewasa.
Dedi belum mau membocorkan berapa bonus yang akan diberikan kepada Adam Alis dan kawan-kawan.
"Ada, tenang aja," ujar Dedi, dikutip dari TribunJabar.id.
Pada musim sebelumnya ketika Persib berhasil menjuarai Super League 2024/2025, Gubernur Jawa Barat tersebut memberikan bonus sebesar Rp2 miliar kepada para pemain Maung Bandung.
Sebanyak Rp1 miliar di antaranya berasal dari dana pribadi Dedi Mulyadi, sementara Rp1 miliar lainnya dihimpun dari sumbangan sukarela para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Tak hanya menjanjikan bonus, Dedi juga mengimbau Bobotoh agar tidak merayakan peluang gelar Persib secara berlebihan, mengingat tim kebanggaan Bandung itu tinggal selangkah lagi mencatatkan hattrick juara liga.
Ia meminta para suporter tetap menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu masyarakat, termasuk aksi yang menyasar kendaraan dari luar daerah. Menurut Dedi, prestasi Persib seharusnya diiringi dengan sikap yang lebih matang dan tertib dari para pendukungnya.
"Pertama bahwa juara di depan mata. Kalau juara sudah di depan mata kita tinggal menjaga sikap dan ketertiban kita dalam mengelola kejuaraan itu," ucapnya.
Dedi menekankan, jangan sampai euforia kemenangan justru merusak citra Persib dan Bobotoh di mata publik.
"Artinya jangan ada sikap yang aneh, yang mencederai kita seorang juara,” katanya.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi, memutuskan tidak datang langsung ke pertandingan penentuan Persib Bandung pada Super League musim 2025/2026.
Ia memilih menyaksikan laga melalui siaran televisi ketika Persib berhadapan dengan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5/2026).
"Nonton di TV," ujar Dedi, seusai menghadiri HUT Kodam III Siliwangi di Graha Manggala Siliwangi, Bandung, dikutip dari Kompas.com.
Keputusan itu juga menandakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak mengadakan acara nonton bareng seperti musim sebelumnya yang sempat digelar di kawasan Gedung Sate. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Mas Adi Komar, turut membenarkan informasi tersebut.
“Enggak (tidak ada nobar),” ujar Adi Komar. (*)
Artikel Asli




