Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) meluncurkan kembali pelatihan gratis batch 3-2026. Warga Jakarta antusias untuk mengikut program pelatihan gratis ini. Namun, penasaran tidak dengan jurusan yang paling banyak pendaftarnya apa saja?
Jumlah pendaftar pelatihan kerja
Mengutip data dari akun Instagram @ppkdjp, terdapat ratusan pendaftar di setiap jurusan. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pelatihan yang disediakan, di antaranya:
- Barista dengan 422 calon peserta.
- Bakery dan Pastry dengan 368 calon peserta.
- Digital Marketing dengan 272 calon peserta.
- Akuntansi Junior dengan 271 calon peserta.
- Gambar Konstruksi CAD 126 calon peserta.
Terpantau cukup ketat persaingan seleksi di seluruh jurusan. Mengingat hanya 20 kuota peserta yang dapat lolos setiap kelas atau jurusan.
Baca juga: Siapa Saja yang Boleh Ikut Pelatihan di BLK Jakarta Pusat 2026? Ini Syaratnya Proses seleksi pelatihan pekerja
Sementara itu, agar calon peserta tidak ketinggalan informasi alur pendaftaran, sehingga penting mengetahui apa saja yang harus dilalui, seperti:
- Pendaftaran melalui daring atau langsung di kantor.
- Pengumuman lolos seleksi administrasi melalui laman resmi.
- Tes seleksi tertulis dan wawancara, jadwal dan tempat dikirim melalui email terdaftar.
- Pengumuman lolos sebagai peserta pelatihan melalui akun resmi.
- On boarding.
(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Cara mendaftar pelatihan kerja
Setiap daerah memiliki mekanisme pendaftaran yang berbeda, baik melalui situs web maupun aplikasi. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan kerja, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
- Kunjungi laman Website BKL Daerah atau Download Aplikasi melalui Play Store/AppStore.
- Lakukan registrasi dengan data pribadi yang didaftarkan.
- Sinkronisasi alamat domisili Anda kemudian klik “Simpan”.
- Lakukan Pendaftaran dari pelatihan jurusan yang tersedia.
- Klik “daftar” lalu isi data diri kembali dan lengkapi dokumen.
- Peserta yang lolos administrasi akan segera dihubungi oleh pihak pelatihan. (Adrian Bachtiar)




