Perjalanan Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy, Gerakan Berbagi untuk Ribuan Warga Bandung

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Komunitas Nasi Berkah yang diinisiasi Mbak Noy (Sumber: istimewa)

BANDUNG, KOMPAS.TV- Sebuah dapur sederhana di Bandung, Jawa Barat, tak pernah benar-benar sepi. Dari tempat inilah, ratusan porsi nasi lengkap dengan lauk dan sayur dimasak untuk masyarakat yang membutuhkan setiap pekan.

Aroma masakan memenuhi ruang dapur rumah milik Nurul Nurnasari. Perempuan yang akrab disapa Mbak Noy itu tampak sibuk, sesekali memastikan porsi yang dimasak cukup.

Di sudut lain, beberapa relawan Komunitas Nasi Berkah mulai membungkus nasi satu per satu, menyesuaikan jumlah dengan kebutuhan keluarga penerima. Rutinitas sederhana ini perlahan tumbuh menjadi gerakan berbagi yang menjangkau banyak orang.

Baca Juga: Momen Seru! Jokowi Gabung Komunitas Yoga Healoria di Solo | KOMPAS PETANG

Inisiatif tersebut bermula pada November 2016, saat Mbak Noy memasuki masa pensiun dan merasa perlu mengisi waktu dengan sesuatu yang lebih bermakna.

“Di usia saya sekarang, saya ingin punya kegiatan yang bisa melatih diri untuk peduli. Tapi bukan hanya sesekali, harus bisa istikamah,” ujar Mbak Noy baru-baru ini.

Nama “Nasi Berkah” dipilih karena nasi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Namun, seiring waktu, bantuan yang diberikan berkembang tidak hanya terbatas pada makanan.

Sejak awal, Mbak Noy menargetkan kelompok yang jarang tersentuh bantuan. Baginya, mereka yang membutuhkan namun memilih tidak meminta adalah pihak yang paling layak diperhatikan. 

Ia melihat masih banyak warga dengan kondisi ekonomi terbatas yang bertahan tanpa pernah mengajukan bantuan.

“Mereka bukan pengemis, tapi sangat layak untuk dibantu,” katanya.

Dari dapur kecil itu, jangkauan bantuan perlahan meluas. Sasaran penerima manfaat pun beragam, mulai dari anak berkebutuhan khusus, lansia di panti werda, hingga warga di wilayah dengan kasus stunting.

Dalam perjalanannya, komunitas ini juga aktif menyasar sekolah luar biasa (SLB). Pengalaman pribadi Mbak Noy yang memiliki adik dengan kebutuhan khusus membuatnya memahami langsung kondisi keluarga dan para pengajar di sana.

Komunitas Nasi Berkah juga menjangkau rumah singgah pasien kanker dengan menyediakan makanan bagi keluarga pasien. Aktivitas ini memiliki arti khusus bagi Mbak Noy, yang juga merupakan penyintas kanker.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Miris Tentara Hanya Terima Nasi Bungkus saat Tugas di Daerah Bencana Sumatera

Setiap pekan, komunitas ini menyalurkan sedikitnya 300 porsi makanan. Seluruhnya dimasak secara mandiri, sebagian besar dari dapur rumah Mbak Noy. 

Proses distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah anggota keluarga, serta memprioritaskan kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Dalam operasionalnya, Komunitas Nasi Berkah dijalankan oleh delapan relawan tetap. 

Selama hampir 10 tahun berjalan, seluruh anggota tim bekerja secara sukarela tanpa imbalan. Pendanaan kegiatan berasal dari donasi teman-teman terdekat. 

Mbak Noy rutin membagikan laporan kegiatan kepada para donatur guna transparansi.

“Teman-teman menitipkan sedekahnya, dan saya sampaikan laporan kegiatannya,” ujarnya.

Seiring waktu, kegiatan komunitas ini terus berkembang. Selain berbagi makanan, mereka juga terlibat dalam penanganan bencana.

Saat banjir melanda sejumlah wilayah di Bandung, Komunitas Nasi Berkah kerap menjadi yang pertama turun ke lapangan. Mereka menyalurkan makanan siap saji bahkan sebelum dapur umum resmi beroperasi.

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy
  • Nasi Berkah
  • Mbak Noy
  • Nurul Nurnasari
  • bandung
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Berita Populer: Isi CCTV Erin; Pesan Mendiang Ayah ke Virzha
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Timwas Haji DPR Soroti Kesiapan Armuzna Jelang Puncak Haji | KOMPAS PAGI
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Empat Mahasiswa Indonesia Raih Penghargaan di EuroMUN 2026 Belanda
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kasus Diabetes Anak Meningkat di Kepri, Obesitas Jadi Faktor Risiko Utama
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Bara JP: Jokowi Beri Arahan Dukung Prabowo dan Gibran 2 Periode
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.