Generasi Muda Diimbau Jangan Sering Pakai Paylater, Ini Dampaknya!

cnbcindonesia.com
9 jam lalu
Cover Berita
Foto: dok Jogja Financial Festival 2026

Yogyakarta, CNBC Indonesia - Brand Manager UGM Branch Office BNI, Diah Charmaningtyas mengimbau kepada generasi muda untuk tidak terlalu sering menggunakan paylater. Pasalnya, dampak dari penggunaan layanan tersebut bisa membuat kondisi keuangan pribadi menjadi tidak sehat.

Dalam Edu Class bertema "Financial Management for Sustainable Growth" di Jogja Financial Festival 2026, Diah menjelaskan, kehadiran pembayaran paylater erat kaitannya dengan impulsif buying. Pasalnya, seseorang menjadi lebih mudah untuk membeli sebuah barang tanpa berpikir panjang barang tersebut dibutuhkan atau tidak.

"Ketika kita gak berhitung dengan cermat, kita gak memperhitungkan, gak mencatat apa yang sudah kita beli, akhirnya kita gak sadar, cicilannya numpuk. Yang akhirnya, kita punya kecenderungan gaya hidupnya meningkat, while pendapatannya belum terlalu meningkat," ujar Diah dalam sesi Edu Class "Financial Management for Sustainable Growth", ditulis Minggu (24/5/2026).


Berikutnya, ia menilai generasi muda saat ini juga cenderung berlangganan layanan digital, baik berupa hiburan maupun eduksi seperti Spotify, YouTube, Canva dan lainnya. Dia mencontohnya, saat sudah selesai menggunakan Canva selama satu bulan, terkadang orang lupa mematikan langganannya, sehingga berisiko menggerus pendapatan.

Dari situ, setiap orang harus bisa mengatur budgeting uang yang dimiliki untuk berbagai jenis keperluan. Pada akhirnya, jika ingin membeli sesuatu, maka orang tersebut harus memiliki perencanaan keuangan, termasuk memantau berapa uang yang dimiliki dan yang akan dikeluarkan, serta tujuan dari pembelian tersebut.

Jika perencanaan tersebut dilakukan dengan baik, maka setiap orang bisa memenuhi kebutuhan yang diinginkannya tanpa harus khawatir dompetnya boncos.

"Jadi kalau teman-teman hanya mencatat incomingnya saja tapi cash flownya tidak dicatat, tidak akan jalan (manajemen keuangan untuk pertumbuhan berkelanjutannya) karena fokus sama incomingnya saja. Untuk memastikan teman-teman bisa mengukur cash flownya yang nomor satu adalah kita harus konsisten," tandas dia.

Baca: BNI Bagikan Ilmu Atur Cash Flow ke Generasi Muda


(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Pasca Lebaran, Kredit Pertanian-Perdagangan Kalteng Kian Laris

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia-Thailand Perkuat Kerja Sama Bisnis dan Hukum Lewat INTCC Connect 2026 di Bangkok
• 7 jam laludisway.id
thumb
Alasan Maurizio Sarri Tinggalkan Lazio, Sarri: Klub Tidak Mendengarkan Saya!
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
FEB UIN Jakarta Gandeng UGM Perkuat Mutu Pendidikan dan SDM Unggul
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Palu Gencarkan Kampanye Kemanusiaan HIV/AIDS untuk Tingkatkan Kesadaran
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kalla Toyota Sebut Layanan dan Spare Part Jadi Faktor Utama Dominasi Pasar Otomotif
• 13 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.