VIVA –Seorang terduga pelaku yang melepaskan tembakan di pos pemeriksaan dekat Gedung Putih tewas setelah baku tembak dengan Agen Rahasia AS Sabtu malam Waktu setempat.
Dalam laporan CBS, terduga pelaku diidentifikasi Bernama Nasire Best, pria berusia 21 tahun. Sosok Best dikabarkan telah dikenal oleh apparat keamanan dan memiliki gangguan Kesehatan mental yang terdokumentasi.
Presiden AS Donald Trump berterima kasih kepada para petugas atas tindakan cepat dan profesional mereka dalam menangani pelaku penembakan tersebut.
"Terima kasih kepada Dinas Rahasia dan aparat penegak hukum kita atas tindakan cepat dan profesional malam ini terhadap seorang pria bersenjata di dekat Gedung Putih. Pelaku memiliki riwayat kekerasan dan kemungkinan obsesi terhadap bangunan yang paling dihargai negara kita," tulis Trump di akun media social Truth miliknya dikutip dari laman BBC UK, Minggu 24 Mei 2026.
Trump juga menyinggung bahwa penembakan ini terjadi setelah acara White House Correspondents' Dinner sebelumnya sempat terganggu akibat penembak lain. Menurutnya, kejadian tersebut menunjukkan pentingnya menyediakan ruang paling aman dan terlindungi yang pernah dibangun di Washington bagi para presiden di masa depan, merujuk pada rencana pembangunan ballroom baru di Gedung Putih.
Seperti diketahui, insiden penembakan ini terjadi hanya sebulan setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan saat acara White House Correspondents' Dinner.
Kasus penembakan pada Sabtu malam itu masih dalam penyelidikan. Penutupan jalan di sekitar Gedung Putih diperkirakan akan berlangsung hingga semalaman.
Sesaat sebelum pukul 18.00 waktu setempat (06.00 WIB), seorang pria mengeluarkan pistol dari tasnya lalu mulai menembak di luar Gedung Putih, tepatnya di persimpangan 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW, Washington DC, dekat Gedung Eisenhower Executive Office.
Petugas Agen Rahasia yang berjaga di sudut jalan langsung membalas tembakan dan mengenai pelaku. Pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia.
Seorang warga yang berada di lokasi juga terluka akibat insiden tersebut, meski pihak Agen Rahasia belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai kondisinya. Tidak ada petugas yang terluka dalam serangan itu.





