Pembinaan sepak bola putri di Jawa Timur dinilai semakin berkembang seiring hadirnya kompetisi usia muda yang mulai rutin digelar pada 2025 hingga 2026. Turnamen kelompok umur menjadi wadah penting dalam proses regenerasi atlet sekaligus menyiapkan pemain potensial menuju level yang lebih tinggi.
Miko Agus Pribadi Sekretaris Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) Jawa Timur mengatakan, keberadaan kompetisi sepak bola putri seperti HydroPlus Soccer League, sangat membantu program pembinaan atlet di Jawa Timur.
“Dengan adanya kompetisi ini kami jadi tertolong. Tertolong karena program-program sepak bola putri, khususnya di Jawa Timur, ada wadahnya untuk ke depan. Minimal untuk Porprov dan untuk PON kami nantinya sudah ada bank pemain,” ujar Miko.
Menurutnya, kompetisi kelompok umur menjadi sarana penting untuk memantau perkembangan pemain sekaligus memperkuat stok atlet sepak bola putri Jawa Timur di masa mendatang.
Ia juga mengungkapkan bahwa ajang Piala Pertiwi kategori U-14 dan U-16 nantinya akan menggunakan konsep All Star dengan memilih pemain-pemain terbaik hasil pemantauan kompetisi usia muda tersebut.
Miko berharap jumlah peserta pada musim berikutnya dapat terus bertambah, khususnya di kategori U-18 agar persaingan semakin kompetitif dan kualitas pemain meningkat.
“Harapannya untuk musim depan pesertanya bisa bertambah. Khususnya yang U-18, bisa bertambah. Jadi kompetisinya lebih ketat, lebih kompetitif dan lebih meriah lagi untuk membantu Jawa Timur juga. Ujung-ujungnya begitu, untuk sepak bola putri,” tuturnya.
Apresiasi terhadap perkembangan sepak bola putri juga disampaikan Hadi Wawan Guntoro Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jatim. Ia menilai kompetisi usia muda mampu menjadi motor pembinaan atlet perempuan di daerah.
“Kita tentunya bersyukur dan berterima kasih karena kompetisi ini ikut menggelorakan sepak bola putri. Harapannya, akan lahir calon-calon atlet nasional dari Jawa Timur,” kata Hadi Wawan.
Sementara itu, kompetisi HydroPlus Soccer League regional Surabaya berakhir pada Sabtu (23/5/2026) sore. Dalam kategori U-15, gelar juara diraih Arema FC Women. Sementara Tigers Football Academy menjadi runner-up.
Sedangkan di kategori U-18, gelar juara menjadi milik Tigers Football Academy. Sementara Arema FC Women sebagai runner-up. Juara dan runner-up di setiap kota akan mengikuti putaran nasional pada 5-12 Juli 2026 di Kudus.
“Saya sangat bangga dengan anak-anak. Terutama dari awal prosesnya mereka sampai saat ini bisa sampai jadi juara. Tapi saya tekankan agar mereka tidak puas, tetap harus berproses. (saf/ham)




