Probolinggo (beritajatim.com) – Di sebuah kandang sederhana di Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, seekor sapi raksasa bernama Ronggo Waseso kini menjadi perhatian banyak orang. Tubuhnya tambun, tingginya mencapai sekitar 140 sentimeter, dengan bobot tembus 1,2 ton. Namun bukan hanya ukurannya yang membuat sapi ini istimewa.
Ronggo Waseso dipilih langsung menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk Idul Adha 2026.
Kebanggaan itu dirasakan betul oleh sang pemilik, Dedi Rekta Andoko, seorang guru olahraga sekaligus peternak asal Probolinggo. Bahkan, ketika ada pihak lain yang datang menawar dengan harga lebih tinggi, Dedi memilih menolak.
“Memang sempat ada yang nawar lebih mahal. Tapi tidak saya lepas karena sapi ini sudah dipilih Presiden untuk kurban,” ucap Dedi, Sabtu (23/5/2026).
Bagi Dedi, Ronggo Waseso bukan sekadar ternak bernilai ratusan juta rupiah. Sapi jenis simental itu telah dirawat penuh ketelatenan sejak kecil. Setiap hari ia memastikan kondisi kandang bersih, tubuh sapi tetap sehat, dan pakan terbaik selalu tersedia.
Sejak kabar pemilihan dari pihak kepresidenan datang, perawatan Ronggo Waseso bahkan semakin intensif. Sapi raksasa itu dimandikan dua kali sehari, pagi dan sore, agar tetap prima menjelang Idul Adha.
Pakan yang diberikan pun dipilih khusus, mulai dari potongan singkong, granule, hingga batang padi berkualitas.
“Kebersihan kandang juga rutin dijaga supaya kesehatannya tetap optimal,” katanya.
Tak heran jika Ronggo Waseso tumbuh menjadi sapi unggulan. Selain memiliki ukuran jumbo, sapi ini juga pernah menyabet juara kontes sapi di Wonosobo pada akhir 2025 lalu.
Dari sisi kesehatan, kondisi Ronggo Waseso dipastikan memenuhi seluruh syarat hewan kurban. Pemeriksaan rutin dilakukan oleh dokter hewan untuk memastikan sapi bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun lumpy skin disease (LSD).
Dokter hewan pendamping, drh. Dandy Narindra Prabowo, memastikan kondisi sapi dalam keadaan sangat baik.
“Sudah poel, vaksin juga lengkap, siap untuk dikurbankan,” ujarnya singkat.
Saat ini, belum dipastikan di mana Ronggo Waseso akan disembelih. Sapi tersebut kemungkinan dibawa ke Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya atau dipotong di wilayah Probolinggo melalui fasilitas pemerintah daerah.
Di balik tubuh raksasa Ronggo Waseso, tersimpan cerita tentang ketelatenan seorang peternak desa yang kini merasa bangga karena hewan peliharaannya dipercaya menjadi kurban Presiden Republik Indonesia. Sebuah kebanggaan yang, bagi Dedi, jauh lebih berharga dibanding tawaran harga tinggi yang sempat datang menghampiri. (rap/aje)




