WNI yang Diculik Israel Dibebaskan, DPR: Tugas Negara Beri Perlindungan Bagi Rakyat

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Mahfudz Abdurrahman menyebut Indonesia memang punya tugas menyelamatkan setiap warga negaranya yang berada dalam bahaya.

Hal demikian dikatakan Mahfudz menyikapi kabar pembebasan delegasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) setelah diculik otoritas Israel. 

BACA JUGA: Berbuat Tercela, Menteri Israel Ben Gvir Dilarang Masuk ke Prancis

"Negara memang harus hadir memberikan perlindungan kepada setiap warga negara Indonesia di mana pun berada,” ujar dia kepada awak media, Minggu (24/5).

Mahfudz mengatakan tindakan Israel menculik delegasi GPCI yang melaksanakan misi kemanusiaan Global Sumud Flotila 2.0 tidak dapat dibenarkan. 

BACA JUGA: Gus Salam: Dunia Harus Berani Mendidik Israel dengan Sanksi

Menurutnya, misi kemanusiaan sipil tidak seharusnya direspons dengan tindakan represif, terlebih hingga berujung pada penahanan paksa. 

"Ini merupakan tindakan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum internasional dan nilai-nilai kemanusiaan,” kata dia.

BACA JUGA: Thoudy Badai yang Diculik Israel Sudah Bebas, Keluarga Siapkan Fisik & Mental Menyambut di Tanah Air

Mahfudz melanjutkan keberadaan para delegasi GPCI dalam misi kemanusiaan sebenarnya membawa pesan solidaritas bagi warga di Gaza menghadapi krisis berkepanjangan. 

Oleh karena itu, lanjut dia, tindakan intimidatif terhadap misi sipil malah memperburuk citra penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan sipil.

“Mereka bukan kombatan dan tidak seharusnya diperlakukan secara represif,” kata Mahfudz.

Legislator fraksi PKS itu mendorong pemerintah Indonesia untuk terus aktif memainkan peran diplomatik dalam mendukung penyelesaian konflik Palestina.

Menurutnya, Indonesia harus tetap konsisten berada di garis depan dalam memperjuangkan nilai kemanusiaan dan kemerdekaan Palestina sesuai amanat konstitusi.

"Dunia internasional perlu bersikap lebih tegas terhadap berbagai tindakan yang mengancam keselamatan warga sipil dan menghambat misi kemanusiaan,” ujar dia. (ast/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tangis Haru Keluarga Sambut Kebebasan Jurnalis Foto Thoudy Badai dari Tahanan Militer Israel


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Potensi Halal Lifestyle Capai Rp5.000 Triliun, BSI (BRIS) Siap Integrasikan UMKM
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Hattrick Juara! Farhan: Persib Ukir Sejarah, Bandung Berpesta
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kisah Presiden RI dan Satu Dunia Kena "Prank" Gunung Emas 53 Juta Ton
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pembunuh Wanita di Bogor Ditangkap, Keluarga Harap Pelaku Dihukum Setimpal
• 2 jam laludetik.com
thumb
Baru Dilantik, 734 Kepala Sekolah di Jember Diberi Waktu Enam Bulan untuk Tunjukkan Terobosan
• 19 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.