Seperti dilansir Antara, pertarungan tersebut menyita perhatian publik dunia karena mempertemukan salah satu petinju terbaik era modern dengan legenda kickboxing kelas berat.
Sejak ronde pertama, duel berlangsung dalam tempo tinggi dan menghadirkan persaingan ketat yang jauh dari prediksi banyak pengamat.
Rico Verhoeven tampil percaya diri dan mampu memberikan tekanan besar kepada Usyk sepanjang pertandingan.
Rico Verhoeven Tampil Mengejutkan dan Dominan
Meski lebih dikenal sebagai petarung kickboxing, Verhoeven mampu menunjukkan kualitas tinggi saat menghadapi Usyk di arena tinju profesional.
Petarung asal Belanda itu tampil disiplin dalam menjaga ritme permainan, memanfaatkan jangkauan, serta mengatur pergerakan kaki dengan sangat efektif.
Strategi tersebut membuat Oleksandr Usyk kesulitan mengembangkan gaya bertarung khasnya yang selama ini menjadi kekuatan utama.
Selama hampir 11 ronde, Verhoeven bahkan dinilai lebih dominan dan unggul dalam pengumpulan poin.
DAZN News mencatat, Verhoeven memimpin dengan skor 98-92 sebelum pertarungan dihentikan wasit.
Keunggulan angka tersebut membuat banyak pihak menilai Verhoeven berada di jalur kemenangan sebelum drama kontroversial terjadi.
Momen Knockdown Ubah Jalannya Pertarungan
Momentum penting terjadi pada akhir ronde ke-11 ketika Usyk mulai meningkatkan intensitas serangannya.
Petinju asal Ukraina itu melancarkan kombinasi pukulan beruntun yang akhirnya membuat Verhoeven kehilangan keseimbangan dan jatuh ke kanvas.
Knockdown tersebut menjadi titik balik yang mengubah arah pertandingan setelah Usyk sebelumnya kesulitan sepanjang laga.
Meski sempat terjatuh, Verhoeven berhasil bangkit dan melanjutkan pertandingan.
Namun, kubu Verhoeven terlebih dahulu memperbaiki pelindung mulutnya sebelum laga kembali dimulai.
Keputusan Wasit Picu Perdebatan
Saat pertarungan kembali dilanjutkan, Usyk terus melancarkan serangan agresif ke arah Verhoeven yang lebih banyak bertahan sambil menutup kepala dan tubuhnya.
Di tengah tekanan tersebut, wasit tiba-tiba menghentikan pertarungan dan memberikan kemenangan TKO kepada Oleksandr Usyk.
Keputusan itu langsung memicu reaksi keras dari penonton dan penggemar tinju karena Verhoeven dianggap masih mampu melanjutkan pertandingan.
Banyak pihak mempertanyakan keputusan penghentian laga mengingat Verhoeven tampil dominan hampir sepanjang duel berlangsung.
Kontroversi semakin besar setelah skor sementara menunjukkan Verhoeven unggul cukup jauh sebelum pertarungan dihentikan.
Usyk Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan
Terlepas dari kontroversi yang terjadi, kemenangan tersebut memastikan Oleksandr Usyk tetap mempertahankan gelar juara dunia kelas berat WBC, WBA, dan IBF.
Usyk juga menjaga rekor sempurnanya dengan total 25 kemenangan sepanjang karier profesional, termasuk 16 kemenangan melalui KO.
Hasil itu semakin mengukuhkan posisi petinju asal Ukraina tersebut sebagai salah satu petarung terbaik di era modern.
Sementara itu, penampilan impresif Rico Verhoeven justru mendapat banyak pujian karena mampu memberikan perlawanan sengit dan hampir menciptakan kejutan besar di dunia tinju.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





