Bisnis.com, PALEMBANG — Produsen rokok HS menargetkan penguatan pasar Sumatra seiring kontribusi penjualan wilayah tersebut yang telah mencapai 25% terhadap total penjualan perusahaan.
Direktur Komersial HS Tessa Arya Pradana mengatakan Sumatra menjadi pasar strategis bagi HS, terutama karena pulau tersebut merupakan salah satu wilayah dengan konsumsi rokok terbesar di Indonesia setelah Jawa.
“Kontribusi penjualan HS di Sumatra sudah mencapai sekitar 25% atau sekitar 135 juta batang. Untuk perusahaan rokok yang belum dua tahun, itu signifikan,” katanya dalam konferensi pers Konser HS Hey Slank–Berani Kita Beda Tour di Palembang, Minggu (24/5/2026).
Baca Juga
- Sinyal Tarif Cukai Rokok Ditahan pada 2027, Purbaya Ingin Stabilitas
- Kebijakan CHT 2027 Tak Naik, Bantu Jaga Stabilitas Industri Rokok
- Menkeu Purbaya Siapkan Layer Baru Cukai Rokok, Tegas Berantas Rokok Ilegal
Menurut Tessa, pertumbuhan pasar di Sumatra menjadi salah satu alasan HS melakukan ekspansi pabrik baru di Lampung Timur yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026.
Pabrik tersebut diproyeksikan menyerap ribuan tenaga kerja sekaligus memperkuat distribusi HS di wilayah Sumatra.
“HS rokoknya orang Sumatra. Owner kami lahir di Lampung, besar di Bengkulu, jadi ada kedekatan emosional dengan Sumatra, termasuk Palembang,” tuturnya.
Dia menambahkan, penjualan HS di Palembang dalam tiga bulan terakhir juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik, sehingga kota tersebut dipilih menjadi lokasi sesi ketujuh konser HS Hey Slank–Berani Kita Beda Tour.
Selain memperluas pasar, HS juga mengusung konsep pemberdayaan tenaga kerja inklusif. Hingga saat ini perusahaan telah mempekerjakan sekitar 120 pekerja disabilitas serta merekrut ribuan tenaga kerja tanpa ijazah dan pengalaman sebelumnya.
“Kami percaya semua orang punya kesempatan yang sama untuk bekerja dan berkembang,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama Vokalis Slank, Akhadi Wira Satriaji alias Kaka menyebut Slank sangat antusias berkolaborasi dengan HS. Tidak hanya konteks tour musik, namun juga pemberdayaan masyarakat luas.
“Waktu ketemu pertama dengan Pak Haji Suryo, orangnya visionaris dan mau diajak macem-macem. Ketemu pertamakali, langsung ngobrolin ayo bawa HS keliling Indonesia, terbukti beberapa bulan ini udah macem-macem yang dibuat,” katanya.
Kaka menambahkan, Slank selalu support dengan produk lokal, UMKM. Ini sejalan dengan HS.
“HS baru 2 tahun udah merajai. Slank berani, HS juga berani. Makanya Berani Kita Beda! Itu sama di visi kita, orang-orang berani,” ungkap Kaka.
Konser HS Hey Slank di Palembang turut menghadirkan sejumlah musisi seperti Tony Q Rastafara, Superiots, Stand Here Alone, Mahalara, serta band lokal Kopral Jono. Sebelum konser dimulai, kegiatan juga diramaikan dengan riding bersama ratusan komunitas motor di Palembang.





