JAKARTA, iNews.id - Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara kembali erupsi pada Minggu (24/5/2026) pukul 16.53 WIT. Erupsi ditandai dengan semburan abu vulkanik setinggi 400 meter.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maxmum 12 mm dan durasi 70.86 detik.
"Telah terjadi erupsi G. Dukono, Maluku Utara pada tanggal 24 Mei 2026 pukul 16:53 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 400 m di atas puncak (± 1.487 m di atas permukaan laut)," tulis laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG ) melalui situs magma.
Pasca erupsi ini, Gunung Dukono berada pada Status Level II atau waspada. Oleh karena itu, masyarakat, pengunjung atau wisatawan, diminta untuk tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
Baca Juga:2 Tersangka Kasus Kuota Haji Dicegah ke Luar Negeri sejak Awal April 2026Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik dan sebaran abu mengikuti arah kecepatan angin, maka area landaan abunya tidak tetap. Oleh karena itu, warga diminta untuk menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut.
"Direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," katanya.
#maluku




